Home / Ekonomi / Prabowo Targetkan Penyaluran Rp400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga Berpenghasilan Rendah

Prabowo Targetkan Penyaluran Rp400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga Berpenghasilan Rendah

foto istimewa

majalahsuaraforum.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyaluran dana hingga Rp400 triliun pada tahun depan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut direncanakan menyasar petani, nelayan, masyarakat pedesaan, warga di daerah terpencil dan tertinggal, hingga kelompok berpenghasilan rendah yang tinggal di perkotaan.

Rencana tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian penyaluran kredit bagi masyarakat yang telah berjalan. Ia menyebut, program kredit tersebut telah menjangkau sekitar dua juta penerima manfaat dengan total penyaluran mencapai Rp53 triliun.

“Kita bangga dengan prestasi yang sudah kita capai bersama, antara lain penyaluran kredit-kredit untuk rakyat, ya. Dan kita juga akan lebih masif lagi. Tadi saya lihat ya penyaluran kurang lebih Rp53 triliun yang penerima manfaatnya adalah sekitar 2 juta ya, 2 juta warga kita,” kata Prabowo, Kamis (22/10/2026).

Target Rp400 Triliun untuk Petani hingga Masyarakat Perkotaan

Prabowo mengatakan, pemerintah berencana memperluas jangkauan penyaluran dana pada tahun mendatang. Target sebesar Rp400 triliun diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat terhadap pembiayaan dan mendukung kegiatan ekonomi kelompok berpenghasilan rendah.

Sasaran program tersebut tidak hanya terbatas pada masyarakat yang tinggal di pedesaan. Pemerintah juga memasukkan warga perkotaan yang termasuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Di tahun yang akan datang, rencana kita, sasaran kita Insya Allah terwujud, saya ingin menyalurkan 400 triliun kepada para petani, nelayan. Dan mereka-mereka yang berada di perdesaan dan di daerah-daerah terpencil dan daerah-daerah yang tertinggal, juga di daerah-daerah perkotaan yang mereka yang berpenghasilan rendah,” jelasnya.

Melalui rencana tersebut, pemerintah ingin memastikan masyarakat dari berbagai kelompok ekonomi memiliki kesempatan untuk memperoleh akses keuangan. Petani dan nelayan menjadi salah satu kelompok sasaran, termasuk masyarakat yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan.

Sementara itu, warga berpenghasilan rendah di kawasan perkotaan juga diharapkan dapat memperoleh manfaat dari perluasan program tersebut.

Program Ditargetkan Menjangkau 28 Juta Keluarga

Presiden menjelaskan bahwa target penyaluran dana sebesar Rp400 triliun tersebut diproyeksikan menjangkau sekitar 28 juta keluarga di seluruh Indonesia. Jika setiap keluarga dihitung bersama pasangan dan anak-anaknya, jumlah masyarakat yang berpotensi menerima manfaat diperkirakan mencapai sekitar 100 juta orang.

“Ini nanti sasarannya adalah kurang lebih 28 juta keluarga. 28 juta keluarga. Kalau dengan istri dan anak itu berarti kali 4. Kurang lebih 100 juta rakyat kita. Itu kemampuan kita sekarang,” tuturnya.

Prabowo menilai kemampuan pemerintah untuk memperluas dukungan ekonomi kepada masyarakat masih dapat ditingkatkan. Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam secara optimal dapat menjadi salah satu faktor yang memperbesar kapasitas negara dalam mendukung program-program bagi rakyat.

Ia menekankan pentingnya menjaga dan mengamankan kekayaan alam Indonesia agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

“Tetapi kalau kita bisa mengamankan sumber-sumber alam kita yang sangat luar biasa, berarti kemampuan kita akan lebih Saudara-saudara. Kemampuan kita akan lebih,” jelasnya.

Penguatan Akses Keuangan untuk Masyarakat

Target penyaluran Rp400 triliun tersebut menjadi bagian dari rencana pemerintah memperluas akses keuangan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi. Dengan sasaran yang mencakup petani, nelayan, keluarga di daerah terpencil, serta masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan, pemerintah berharap semakin banyak warga dapat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Prabowo juga menegaskan bahwa kapasitas pendanaan nasional masih memiliki peluang untuk berkembang apabila pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara baik dan memberikan nilai tambah bagi negara.

Meski demikian, rencana penyaluran tersebut merupakan target pemerintah untuk tahun mendatang. Pelaksanaan program, mekanisme penyaluran, serta realisasi penerima manfaat selanjutnya menjadi aspek penting untuk memastikan dana yang disiapkan benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.

 

lan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *