majalahsuaraforum.com – 26 September 2025 Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto yang siap mengirimkan lebih dari 20.000 personel TNI untuk bergabung sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB di Gaza.
Menurut Sukamta, langkah ini selaras dengan amanat konstitusi Indonesia, terutama yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 mengenai penolakan terhadap segala bentuk penjajahan.
“Pengakuan atas Palestina menunjukkan adanya pergeseran sikap global terhadap isu Palestina. Momentum ini harus dilanjutkan dengan langkah nyata, salah satunya melalui tawaran Presiden Prabowo untuk mengirimkan pasukan perdamaian di bawah PBB,” ujar Sukamta, Jumat (27/9/2025).
Ia menilai, dukungan simbolis melalui deklarasi pengakuan Palestina memang penting, namun tidak cukup memberi dampak langsung.
“Deklarasi pengakuan Palestina memang penting, tetapi tanpa langkah konkret, itu tidak memberi dampak langsung bagi rakyat Palestina,” tambahnya.
Sukamta menekankan bahwa kehadiran pasukan perdamaian Indonesia dapat berperan strategis, tidak hanya dalam menjaga stabilitas, tetapi juga dalam mendorong realisasi solusi dua negara yang selama ini diperjuangkan di forum internasional.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengumumkan kesiapan Indonesia mengerahkan pasukan perdamaian ke berbagai wilayah konflik, termasuk Gaza, Ukraina, dan Sudan. Selain personel militer, pemerintah juga berencana mengirimkan tenaga medis, insinyur, serta ahli logistik untuk mendukung misi tersebut.
“Indonesia siap mengerahkan 20.000 atau lebih putra-putri kami ke Gaza, Ukraina, Sudan, atau wilayah lain yang memerlukan perdamaian,” tegas Prabowo.
Ia menambahkan, kontribusi ini merupakan kelanjutan dari tradisi panjang Indonesia sebagai salah satu kontributor utama pasukan penjaga perdamaian PBB, baik dalam bentuk prajurit maupun dukungan finansial.
Red.











