Home / Kabar Berita / Survei Ungkap Perubahan Sikap Publik Jerman, AS Kini Dipandang sebagai Ancaman Perdamaian Dunia

Survei Ungkap Perubahan Sikap Publik Jerman, AS Kini Dipandang sebagai Ancaman Perdamaian Dunia

Foto. Ist

majalahsuaraforum.com – Persepsi keamanan di kawasan Eropa kini menunjukkan perubahan besar yang mengejutkan. Warga Jerman, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekutu terkuat Amerika Serikat (AS) dalam NATO, mulai mengubah cara pandang mereka secara drastis.

Sebuah survei terbaru mengungkap bahwa mayoritas publik Jerman kini tidak lagi memandang Washington sebagai pelindung utama, melainkan sebagai salah satu negara yang berpotensi mengancam stabilitas dan perdamaian dunia.

Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dirilis oleh Institut Allensbach pada Selasa (10/2/2026), sebanyak 65 persen responden menyebut Amerika Serikat sebagai salah satu pihak yang dianggap membawa bahaya terbesar bagi perdamaian global.

Angka tersebut menjadi sinyal serius bagi hubungan transatlantik yang selama puluhan tahun menjadi fondasi keamanan Eropa.

Dampak Kembalinya Trump dan Menurunnya Kepercayaan Lonjakan pandangan negatif terhadap AS tidak terjadi tanpa sebab. Data survei memperlihatkan adanya hubungan kuat antara kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih untuk masa jabatan kedua pada Januari 2025 dengan merosotnya citra Amerika di mata warga Jerman.

Sebagai pembanding, pada tahun 2024 hanya 24 persen masyarakat Jerman yang menilai AS sebagai ancaman. Namun angka itu meningkat tajam menjadi 46 persen pada tahun 2025, sebelum akhirnya mencapai level tertinggi 65 persen pada awal 2026.

Perubahan ini disebut dipicu oleh retorika politik Washington yang kerap dinilai sulit diprediksi serta menimbulkan kekhawatiran baru di Eropa.

Keraguan terhadap Komitmen Pertahanan NATO Tidak hanya soal ancaman perdamaian dunia, survei tersebut juga mencerminkan krisis kepercayaan publik Jerman terhadap komitmen Amerika Serikat dalam NATO.

Hanya 32 persen responden yang yakin bahwa AS akan memberikan bantuan militer apabila Eropa mengalami serangan.

Sementara itu, 35 persen responden secara terbuka menyatakan tidak percaya pada komitmen pertahanan Amerika, dan 33 persen lainnya memilih bersikap skeptis atau belum menentukan pendapat.

Situasi ini menjadi pukulan bagi prinsip solidaritas NATO yang selama ini menjadi pilar utama sistem keamanan kolektif Eropa.

Rusia Masih Dipandang Ancaman Utama Walaupun pandangan negatif terhadap Washington meningkat pesat, Rusia tetap berada di posisi teratas sebagai ancaman terbesar bagi keamanan dunia menurut warga Jerman.

Sebanyak 81 persen responden menilai Moskow sebagai pihak paling berbahaya.

Sementara itu, China menempati urutan ketiga dengan 46 persen responden yang memandang Beijing sebagai ancaman bagi stabilitas global.

Survei ini dilakukan secara representatif terhadap 1.100 warga Jerman, dengan periode wawancara berlangsung pada 6 hingga 19 Januari 2026.

Hasil survei tersebut menggambarkan bahwa di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik Timur-Barat, masyarakat Jerman kini mulai mengambil jarak secara psikologis dan politik dari sekutu lamanya di Barat, yakni Amerika Serikat.

Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh