majalahsuaraforum.com – Bek Persik Kediri, Marcelo Djalo, menyoroti kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS) setelah timnya menelan kekalahan 1-2 dari Persija Jakarta pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027, Senin (26/10/2026) malam WIB.
Pemain yang merupakan jebolan akademi Real Madrid tersebut menilai kondisi lapangan memengaruhi kualitas permainan kedua kesebelasan. Menurutnya, pertandingan dapat berlangsung lebih menarik apabila permukaan rumput berada dalam kondisi yang baik.
Meski Persik gagal membawa pulang poin dari Jakarta, Djalo mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya yang tetap berusaha maksimal sepanjang pertandingan. Namun, ia juga mengalami kendala ketika sepatu kanannya robek saat bermain di lapangan tersebut.
“Ada permukaan yang normal, ada yang dipijak tak nyaman. Sepatu saya tadi sempat robek. Salah satu penyebabnya kondisi lapangan itu. Gol yang terjadi malam ini, karena kami tak bisa main dengan bola-bola datar. Solusinya kami manfaatkan tendangan set-piece,” ujar Djalo.
Menurut Djalo, kondisi permukaan lapangan membuat kedua tim kesulitan memainkan pola permainan dengan umpan-umpan pendek. Situasi tersebut turut memengaruhi strategi yang diterapkan selama pertandingan, termasuk pemanfaatan bola mati untuk menciptakan peluang.
Persik Sempat Unggul Lebih Dahulu
Dalam pertandingan tersebut, Persik Kediri sebenarnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui gol Imanol Garcia. Namun, Persija Jakarta mampu bangkit pada babak kedua dan membalikkan keadaan.
Dua gol yang dicetak Denis Kolinger dan Rizky Ridho memastikan Persija meraih kemenangan dengan skor akhir 2-1.
Djalo menilai laga tersebut tidak mudah bagi kedua kesebelasan. Selain menghadapi tekanan dari lawan, para pemain juga harus menyesuaikan diri dengan kondisi permukaan lapangan yang dianggap kurang mendukung permainan.
“Ini pertandingan yang susah untuk kedua tim. Kami tak bisa main bagus di atas kondisi lapangan seperti itu. Kami harus adaptasi dengan permukaan lapangan yang sulit saat dipijak,” katanya.
Ia menambahkan, kesulitan mengembangkan permainan melalui bola-bola datar membuat pertandingan berjalan berbeda dari yang diharapkan. Dalam situasi tersebut, kedua tim perlu mencari cara lain untuk membangun serangan dan menciptakan peluang.
Djalo Tetap Apresiasi Perjuangan Persik
Walaupun kecewa dengan hasil akhir, Djalo tetap menyampaikan kebanggaannya terhadap penampilan para pemain Persik Kediri. Ia menilai rekan-rekannya telah menunjukkan karakter, sikap, dan mentalitas yang baik selama menghadapi Persija.
Menurutnya, semangat tersebut perlu dipertahankan sebagai modal untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Persik diharapkan dapat mengambil pelajaran dari kekalahan di JIS dan kembali berjuang meraih hasil positif pada laga berikutnya.
Sorotan terhadap kondisi lapangan JIS pun menjadi perhatian setelah pertandingan tersebut. Djalo menilai kualitas permukaan rumput merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kenyamanan pemain sekaligus jalannya pertandingan.
jay.










