Home / Kabar Berita / Serangan Houthi Picu Gangguan Penerbangan, Sembilan Maskapai Tangguhkan Rute ke Arab Saudi

Serangan Houthi Picu Gangguan Penerbangan, Sembilan Maskapai Tangguhkan Rute ke Arab Saudi

foto istimewa 

majalahsuaraforum.com – Riyadh: Ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi asal Yaman berdampak pada operasional penerbangan internasional. Sedikitnya sembilan maskapai mengumumkan pembatalan atau penangguhan penerbangan menuju Arab Saudi dan sejumlah rute di kawasan sekitarnya setelah serangan mematikan yang menyasar Bandara Riyadh pada akhir pekan.

Situasi keamanan yang belum mereda membuat sejumlah perusahaan penerbangan menyesuaikan jadwal perjalanan. Kebijakan yang diambil berbeda-beda, mulai dari pembatalan penerbangan ke sejumlah kota hingga penundaan pembukaan kembali rute internasional.

Berikut sembilan maskapai yang mengumumkan perubahan layanan penerbangan tersebut.

1. IndiGo Batalkan Penerbangan ke Empat Kota

Maskapai asal India, IndiGo, membatalkan penerbangan menuju empat kota di Arab Saudi, yakni Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Madinah. Pembatalan tersebut diberlakukan hingga 17 Oktober 2026.

Melalui platform X, IndiGo mengimbau penumpang untuk memastikan status penerbangan sebelum berangkat ke bandara.

“Pelanggan disarankan untuk memeriksa status penerbangan mereka… sebelum berangkat ke bandara,” demikian pernyataan maskapai tersebut di platform X.

2. Air India Perpanjang Penangguhan Penerbangan

Air India juga memperpanjang penghentian sementara penerbangan dari dan menuju Riyadh hingga 15 Oktober 2026. Keputusan tersebut diambil di tengah situasi keamanan yang memengaruhi perjalanan udara ke ibu kota Arab Saudi tersebut.

3. Air France-KLM Tangguhkan Layanan hingga Akhir Oktober

Grup maskapai asal Prancis dan Belanda, Air France-KLM, memperpanjang penangguhan penerbangan dari dan menuju Riyadh hingga akhir Oktober 2026.

Perpanjangan tersebut membuat layanan pada rute yang terdampak belum dapat kembali beroperasi sesuai jadwal semula.

4. Cathay Pacific Tunda Pembukaan Kembali Rute

Cathay Pacific menunda dimulainya kembali penerbangan pada rute Hong Kong-Dubai dan Hong Kong-Riyadh hingga 31 Januari 2027.

Keputusan itu memperpanjang periode penyesuaian operasional untuk kedua rute tersebut.

5. Delta Tunda Penerbangan Atlanta-Riyadh

Maskapai Amerika Serikat, Delta, mengumumkan penundaan rencana penerbangan dari Atlanta menuju Riyadh hingga Maret 2027.

Penundaan tersebut menjadi salah satu perubahan jadwal jangka panjang yang diumumkan maskapai di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

6. Etihad Batalkan Sejumlah Penerbangan

Etihad Airways yang berbasis di Uni Emirat Arab membatalkan seluruh penerbangan antara Abu Dhabi dan Riyadh hingga 19 Oktober 2026.

Selain itu, maskapai tersebut juga membatalkan 10 penerbangan menuju Dammam dan Jeddah dalam periode yang sama.

7. Gulf Air Hentikan Layanan Riyadh Sementara

Gulf Air, maskapai nasional Bahrain, membatalkan penerbangan dari dan menuju Riyadh untuk periode 12–17 Oktober 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penyesuaian layanan penerbangan yang dilakukan sejumlah maskapai di kawasan Teluk.

8. Lufthansa Batalkan Penerbangan hingga 16 Oktober

Maskapai-maskapai yang berada di bawah grup penerbangan Jerman, Lufthansa Group, membatalkan seluruh penerbangan menuju Riyadh hingga 16 Oktober 2026.

Pembatalan ini menambah daftar layanan penerbangan yang terdampak situasi keamanan di Arab Saudi.

9. Qatar Airways Tangguhkan Penerbangan ke Riyadh dan Dammam

Qatar Airways turut menangguhkan penerbangan dari dan menuju Riyadh serta Dammam. Penangguhan tersebut dilakukan ketika sejumlah maskapai internasional lainnya juga membatasi layanan ke Arab Saudi.

Sejumlah Negara Keluarkan Imbauan Perjalanan

Selain perubahan jadwal penerbangan, sejumlah negara memperketat imbauan perjalanan bagi warganya yang berencana mengunjungi Arab Saudi.

Pada Senin, Australia dan Selandia Baru mengeluarkan imbauan agar warga mereka tidak bepergian ke kerajaan tersebut. Langkah itu menyusul peringatan serupa yang sebelumnya disampaikan Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Korea Selatan, dan Jepang.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa situasi keamanan di kawasan masih menjadi perhatian pemerintah dan industri penerbangan internasional.

Dengan beragam kebijakan yang diberlakukan masing-masing maskapai, calon penumpang yang hendak bepergian ke Arab Saudi maupun melalui rute yang terdampak perlu memeriksa informasi penerbangan terbaru langsung dari maskapai sebelum menuju bandara.

 

red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh