majalahsuaraforum.com – Dua suporter Persija Jakarta yang tergabung dalam The Jakmania mengalami luka-luka setelah bus yang membawa rombongan mereka dilempari batu di Jalan Tol Palikanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kedua korban sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Plumbon sebelum kembali bergabung dengan rombongan.
Kapolsek Kedawung, Kompol Ahmad Nasori, mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif penyerangan tersebut. Berdasarkan informasi awal, jumlah pelaku diperkirakan lebih dari lima orang.
“Penyerangan terjadi di pinggir jalan tol. Masih dalam penyelidikan, namun pelaku diperkirakan sekitar lima orang lebih,” kata Nasori kepada awak media, Selasa (13/10/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/10/2026) dini hari ketika rombongan The Jakmania melintasi Tol Palikanci KM 200. Insiden ini berlangsung tidak lama setelah bus rombongan Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 diserang di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, pada Minggu (11/10/2026) malam.
Meski terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan, hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan keterkaitan antara kedua insiden tersebut. Motif penyerangan terhadap rombongan suporter Persija juga masih didalami oleh kepolisian.
Dua Korban Mengalami Luka di Tangan
Akibat pelemparan batu tersebut, dua suporter mengalami luka pada bagian tangan. Salah satu korban diketahui merupakan seorang perempuan.
Karena kejadian berlangsung di ruas jalan tol yang ramai dilalui kendaraan, petugas kepolisian kemudian mengevakuasi rombongan ke lokasi yang lebih aman di KM 188.
Kedua korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Mitra Plumbon untuk memperoleh penanganan medis. Setelah kondisi mereka membaik, keduanya diperbolehkan kembali bergabung dengan rombongan yang berada di dalam bus.
“Setelah kami cek di lokasi, terdapat dua korban yang mengalami luka-luka di tangan,” terang Nasori.
Polisi Selidiki Pelaku Penyerangan
Setelah mendapatkan penanganan medis, kedua korban kembali ke bus untuk melanjutkan perjalanan bersama rombongan. Polisi juga memberikan imbauan keselamatan kepada para korban dan pengemudi bus sebelum mereka meneruskan perjalanan.
“Langkah selanjutnya setelah dilakukan pengobatan, korban kembali ke bus. Kami memberikan imbauan kepada korban dan sopirnya, lalu mereka berkeinginan untuk melanjutkan perjalanan kembali,” tuturnya.
Hingga Selasa (13/10/2026), kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dan mencari tahu motif di balik pelemparan batu terhadap bus rombongan The Jakmania.
Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap kronologi lengkap kejadian serta memastikan pihak yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.
jay.










