Home / Kabar Berita / Israel Tegaskan Ancaman di Ali al-Taher, Siapa pun yang Mendekat Akan Ditindak

Israel Tegaskan Ancaman di Ali al-Taher, Siapa pun yang Mendekat Akan Ditindak

Foto. Ist

majalahsuaraforum.com – Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengeluarkan peringatan keras terkait kawasan Bukit Ali al-Taher di Lebanon selatan. Ia mengancam akan menindak siapa pun yang berani mendekati wilayah tersebut ketika pasukan Israel bersiap mengambil alih kawasan strategis itu.

Katz menyatakan bahwa militer Israel telah melakukan operasi terhadap kelompok Hizbullah di sekitar Bukit Ali al-Taher. Dalam operasi tersebut, pasukan Israel disebut telah menewaskan sejumlah personel Hizbullah sekaligus menghancurkan jaringan terowongan milik kelompok tersebut.

Menurut Katz, militer Israel juga tengah mempersiapkan langkah untuk memastikan Hizbullah maupun kelompok lain tidak kembali membangun keberadaan mereka di kawasan tersebut.

Bukit Ali al-Taher memiliki posisi penting secara militer. Kawasan tersebut terletak di sebelah utara Sungai Litani, berada di antara Kfar Tibnit dan Nabatieh al-Fawqa, serta menghadap sebagian besar wilayah Lebanon selatan.

Mengutip Anadolu, Senin (14/9/2026), Katz menyebut punggung bukit Ali al-Taher termasuk dalam wilayah yang disebut Israel sebagai “garis kuning” dan zona keamanan yang ditetapkan secara sepihak di Lebanon.

Zona keamanan tersebut mencakup area sekitar 700 kilometer persegi.

Israel Tak Berniat Tarik Pasukan Pernyataan Katz muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada awal September 2026 mengklaim bahwa pasukan Israel telah menyelesaikan operasi pembersihan di kawasan tersebut.

Katz kemudian menegaskan bahwa Israel tidak akan menarik pasukannya ataupun melakukan penempatan ulang hingga Hizbullah dinilai telah kehilangan persenjataannya di seluruh wilayah Lebanon.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa keberadaan militer Israel di sejumlah wilayah Lebanon selatan masih akan dipertahankan. Israel sebelumnya telah menduduki beberapa bagian wilayah Lebanon selatan dalam periode yang berbeda.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat pernyataan langsung dari pemerintah Lebanon maupun Hizbullah yang menanggapi ancaman dan pernyataan Menteri Pertahanan Israel tersebut.

Bukit Ali al-Taher Diledakkan Sebelumnya, militer Israel melakukan peledakan terhadap punggung Bukit Ali al-Taher pada Kamis (10/9/2026).

Militer Israel menyatakan operasi tersebut berhasil menghancurkan jaringan terowongan yang diklaim milik Hizbullah. Selain terowongan, sejumlah infrastruktur lainnya yang berada di kawasan tersebut juga disebut ikut hancur.

Menurut militer Israel, jaringan terowongan dan infrastruktur yang dihancurkan memiliki bentangan lebih dari 2 kilometer.

Israel sampai saat ini masih menguasai sejumlah wilayah di Lebanon selatan. Sebagian kawasan tersebut telah berada di bawah pendudukan Israel selama beberapa dekade, sedangkan wilayah lainnya direbut melalui perang dan berbagai operasi militer yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.

Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh