Home / Nasional / Pemerintah Siapkan Uji Coba Penyaluran Bansos Melalui Koperasi Desa Merah Putih pada Triwulan IV 2026

Pemerintah Siapkan Uji Coba Penyaluran Bansos Melalui Koperasi Desa Merah Putih pada Triwulan IV 2026

majalahsuaraforum.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa pemerintah akan memulai uji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) pada triwulan IV 2026. Program percontohan tersebut akan dilaksanakan di sekitar 900 KDMP yang telah dinyatakan siap beroperasi.

Gus Ipul menjelaskan, penerapan skema baru ini tidak mengubah mekanisme utama penyaluran bansos yang telah berjalan selama ini. Bantuan tetap akan disalurkan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) maupun PT Pos Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selama ini penyalurannya itu kan lewat dua. Kalau enggak lewat Himbara, lewat PT Pos. Dan sekarang kita akan coba untuk menyalurkan di KDMP. Di KDMP itu kan posisinya di desa. Sehingga penerima manfaat jauh lebih mudah mengakses,” katanya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, pada tahap awal pemerintah hanya akan memindahkan lokasi pelayanan pencairan bansos ke Koperasi Desa Merah Putih. Sementara proses transaksi tetap dilayani oleh agen-agen Himbara yang bertugas di koperasi tersebut.

Rencana tersebut akan lebih dahulu disimulasikan di sekitar 900 KDMP yang telah siap beroperasi sebagai bagian dari evaluasi sebelum diterapkan dalam cakupan yang lebih luas.

“Yang pertama ini nanti kita akan simulasikan di 900 titik yang sudah siap operasi itu. Kita akan coba simulasikan untuk bisa diambil di KDMP. Tentu yang akan melayani adalah agen-agen dar Himbara,” ujarnya.

Gus Ipul mengatakan pelaksanaan uji coba dijadwalkan setelah proses penyaluran bansos triwulan III selesai, sehingga pelaksanaannya ditargetkan berlangsung pada triwulan IV tahun 2026.

“Sekarang ini sudah penyaluran triwulan III, mungkin nanti pada triwulan IV, kita akan mencoba,” urainya.

Dalam simulasi tersebut, pemerintah akan menguji penyaluran sejumlah program bantuan sosial, di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) atau bantuan sembako senilai Rp200 ribu per bulan yang selama ini dicairkan setiap tiga bulan sekali.

Meski demikian, Gus Ipul menegaskan bahwa uji coba ini tidak berarti seluruh sistem penyaluran bansos akan dialihkan ke KDMP. Pemerintah tetap mempertahankan mekanisme penyaluran melalui PT Pos Indonesia, terutama bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta penerima manfaat lanjut usia maupun penyandang disabilitas yang memerlukan layanan pengantaran langsung ke rumah.

“Yang non-tunai itu kan sesuai dengan kebutuhan mereka untuk dibelanjakan di tempat-tempat yang dekat dengan tempat tinggal penerima manfaat. Sekarang sudah ada KDMP, jadi tentu ini juga akan membuat penerima manfaat mendapatkan barang-barang yang mungkin harganya nanti kompetitif,” ujar Ipul.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh