Foto. Ist
majalahsuaraforum.com – Aparat Kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menewaskan seorang prajurit TNI Angkatan Darat bernama Prada Arif Budi Sampurna. Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak jasad korban ditemukan, empat orang yang diduga terlibat berhasil diamankan.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggir Jalan Cluster Turquoise, kawasan Pondok Hijau Golf Summarecon, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.
“Kami berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan terhadap seorang laki-laki yang diduga berprofesi sebagai personil TNI AD,” kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika warga menemukan seorang pria tergeletak di tepi jalan pada Minggu (19/7) sekitar pukul 05.45 WIB. Polisi yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan mengetahui penyebab kematian korban.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam yang menyebabkan nyawanya tidak dapat diselamatkan.
“Korban mengalami sejumlah luka akibat benda tajam dan dinyatakan meninggal dunia,” ujar dia.
Berdasarkan hasil olah TKP yang dipadukan dengan penyelidikan intensif di lapangan, penyidik berhasil mengidentifikasi sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Kurang dari satu hari setelah penemuan jasad korban, polisi berhasil menangkap empat orang terduga pelaku di beberapa lokasi yang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara.
“Keempat tersangka berinisial saudara BR, saudara RRGB, saudara MKN dan saudara H yang melakukan kekerasan terhadap korban,” pungkasnya.
Meski seluruh terduga pelaku telah diamankan, kepolisian masih terus mendalami penyidikan untuk mengungkap motif di balik pembunuhan terhadap prajurit TNI AD tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci latar belakang maupun kronologi lengkap yang melatarbelakangi aksi kekerasan tersebut.
Hil.











