majalahsuaraforum.com — Isu perombakan kabinet kembali mencuat dan menggoyang komposisi Kabinet Merah Putih (KMP) yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto. Pergantian posisi antarkementerian hingga potensi keluarnya sejumlah menteri dari pemerintahan disebut-sebut tengah dipertimbangkan.
Salah satu kabar yang beredar menyebutkan bahwa Menteri Luar Negeri RI Sugiono akan digeser untuk mengisi posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menggantikan Pratikno. Sementara itu, Pratikno dikabarkan akan menempati jabatan strategis lain dalam struktur KMP.
Tak hanya itu, kursi Menteri Luar Negeri yang ditinggalkan Sugiono disebut-sebut bakal diisi oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budi Djiwandono.
Menanggapi isu tersebut, Sugiono mengaku tidak mengetahui adanya rencana reshuffle kabinet maupun kabar pergantian posisi dirinya. Ia menyatakan baru mendengar isu tersebut saat dimintai konfirmasi oleh awak media.
“Saya belum pernah dengar. Saya baru dengar sekarang,” kata Sugiono kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Di sisi lain, Budi Djiwandono juga memilih untuk tidak memberikan tanggapan lebih jauh terkait kabar yang menyebutkan dirinya akan mengisi posisi Menteri Luar Negeri. Meski demikian, sinyal mengenai kemungkinan tersebut sebelumnya sempat disampaikan oleh Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto.
“Enggak tahu (kabar jadi Menlu), makanya tanyakan pada Pak Utut. Tugas kita tetap sekarang di Komisi I,” ujar Budi kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.
Selain isu pergantian di Kementerian Luar Negeri dan Kemenko PMK, kabar reshuffle juga disebut menyasar Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Posisi tersebut dikabarkan akan diisi oleh Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Angga Raka Prabowo.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto maupun Istana Negara terkait kebenaran kabar reshuffle tersebut. Isu pergantian posisi menteri masih berkembang dan menjadi perhatian publik serta kalangan politik.
Dw.











