Home / Nasional / Presiden Prabowo Dorong Modernisasi Kelas dengan Papan Interaktif Pintar Senilai Rp2 Triliun

Presiden Prabowo Dorong Modernisasi Kelas dengan Papan Interaktif Pintar Senilai Rp2 Triliun

majalahsuaraforum.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memajukan kualitas pendidikan nasional melalui pemanfaatan teknologi modern di ruang kelas. Salah satu program yang digagas adalah pengadaan interactive flat panel (IFP) atau papan interaktif pintar yang akan digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah.

Rencana tersebut disampaikan setelah Presiden meninjau langsung aktivitas pembelajaran di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan pada Kamis, 11 September 2025. Menurut Prabowo, penggunaan papan pintar interaktif diharapkan mampu meningkatkan efektivitas serta keterlibatan siswa dalam proses belajar.

Anggaran Rp2 Triliun Melalui Instruksi Presiden Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menjelaskan bahwa untuk merealisasikan program tersebut dibutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Anggarannya Rp2 triliun tahun 2025. Itu dalam bentuk Inpres, Instruksi Langsung Presiden,” ujar Lalu kepada wartawan, Senin (15/9/2025).

Ia menegaskan bahwa anggaran ini diajukan langsung oleh Presiden Prabowo melalui mekanisme Instruksi Presiden agar pelaksanaannya lebih terarah dan cepat.

Kewenangan dan Peran Pengawasan Menurut Lalu, pelaksanaan pengadaan papan interaktif pintar sepenuhnya berada di bawah kendali Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sementara itu, Komisi X DPR RI hanya berperan dalam melakukan pengawasan terhadap program tersebut.

“Terkait dengan harga barang dan sebagainya itu kami tidak masuk ke sana. Tetapi pengawasan terhadap distribusi kemudian penggunaan dari program tersebut ya tentu menjadi pengawasan dan tugas utama Komisi X,” jelasnya.

Ia juga menekankan agar distribusi perangkat ini diprioritaskan untuk sekolah-sekolah yang masih minim fasilitas, bukan justru untuk sekolah yang telah memiliki sarana memadai.

Tanggung Jawab Kementerian Pendidikan Lalu menambahkan bahwa detail teknis lain, termasuk kualitas, spesifikasi, hingga pelaksanaan di lapangan, menjadi tanggung jawab penuh Kemendikdasmen.

“Nah kemudian terkait dengan hal-hal lain tentu menjadi tanggung jawab penuh dari kementerian terkait, yaitu kementerian pendidikan dasar dan lain-lain,” imbuhnya.

Harapan untuk Transformasi Pendidikan Program penyediaan papan interaktif pintar ini diharapkan dapat mendukung transformasi pendidikan di Indonesia, sejalan dengan tuntutan perkembangan teknologi global. Dengan fasilitas tersebut, metode pembelajaran di sekolah diyakini akan lebih interaktif, menarik, dan mampu mendorong kreativitas siswa.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh