Home / Hiburan / Setelah Delapan Tahun, Ruth Sahanaya Hadirkan EP Merindu di Usia 60

Setelah Delapan Tahun, Ruth Sahanaya Hadirkan EP Merindu di Usia 60

majalahsuaraforum.com – Penyanyi senior Ruth Sahanaya kembali menyapa penikmat musik dengan karya terbaru setelah sekitar delapan tahun tidak merilis album solo. Memasuki usia 60 tahun pada September 2026, diva pop Indonesia itu memperkenalkan sebuah extended play (EP) bertajuk Merindu.

Kembalinya Ruth ke studio rekaman menjadi momen yang cukup istimewa dalam perjalanan kariernya. Setelah melewati jeda panjang tanpa melahirkan karya solo, ia akhirnya kembali dengan materi yang memiliki makna personal sekaligus menjadi ruang untuk mencoba berbagai pendekatan musik yang berbeda.

EP Merindu tidak hanya menjadi penanda kembalinya Ruth ke industri musik. Karya tersebut juga memperlihatkan keberaniannya untuk keluar dari zona nyaman dengan mengeksplorasi sejumlah warna musik, mulai dari city pop, musik dansa bernuansa Latin, hingga balada yang tetap menonjolkan kekuatan vokalnya.

Bagi Ruth, perilisan EP ini terasa semakin spesial karena bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-60. Ia bahkan menganggap karya tersebut sebagai hadiah untuk dirinya sendiri setelah selama bertahun-tahun merindukan kembali proses menciptakan dan merekam lagu.

”Album ini sangat berarti buat aku, karena ini juga sebagai kado ulang tahunku yang pada September tahun ini berusia 60. Kemudian saya juga sudah delapan tahun enggak mengeluarkan album rasanya sudah rindu sekali untuk bisa melahirkan karya baru,” kata Ruth Sahanaya di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (2/8/2026).

Pemilihan nama Merindu juga memiliki alasan tersendiri. Ruth mengungkapkan bahwa dirinya memang merasakan kerinduan terhadap berbagai tahapan kreatif yang selama ini menjadi bagian dari kehidupannya sebagai musisi. Salah satunya adalah kembali masuk dapur rekaman dan menghasilkan karya baru untuk pendengar.

Dalam EP tersebut, Ruth menyuguhkan enam lagu. Sebagian materi sebelumnya telah lebih dahulu diperkenalkan kepada publik melalui lagu Sebaris Lirik Cinta dan Pelangi.

Empat lagu lainnya merupakan materi baru yang melengkapi EP Merindu. Lagu-lagu tersebut terdiri dari Pagi, Aku Tak Sanggup, Terserah Kamu, dan Aku Merindu yang dipilih sebagai lagu utama dalam rilisan tersebut.

Dari segi musikalitas, Ruth memberikan sentuhan yang berbeda dibandingkan sejumlah karya sebelumnya. City pop menjadi salah satu warna yang cukup menonjol dalam EP tersebut. Genre yang identik dengan karakter musik era 1980-an itu kembali mendapat perhatian dari pendengar muda sehingga menjadi salah satu pilihan Ruth untuk menghadirkan nuansa yang lebih modern.

Selain city pop, terdapat pula sentuhan irama dansa bergaya Latin yang dibuat lebih ringan dan mudah dinikmati. Ruth juga tetap menghadirkan balada sebagai bagian dari EP untuk mempertahankan kedekatannya dengan pendengar yang selama ini mengenal dirinya melalui lagu-lagu dengan muatan emosi yang kuat.

Eksplorasi berbagai genre tersebut dilakukan Ruth dengan tetap mempertahankan ciri khas yang telah melekat pada dirinya selama puluhan tahun. Ia ingin menghadirkan sesuatu yang lebih segar tanpa menghilangkan identitas musikal yang sudah terbentuk sejak awal perjalanan kariernya.

“Karena itu harus tetap ada identitas aku yang dulu, itu harus tetap ada sih dalam EP Merindu,” kata Uthe.

Menurut Ruth, mempertahankan identitas tersebut merupakan salah satu hal penting dalam proses produksi EP. Ia ingin memberikan kesempatan kepada dirinya sendiri untuk mencoba berbagai warna musik yang belum pernah dijelajahi sebelumnya, tetapi tetap menyampaikan kisah dan emosi yang berasal dari pengalaman serta perasaannya.

“Saya ingin EP ini menjadi ruang bagi saya untuk bereksplorasi, mencoba warna-warna musik baru yang belum pernah saya jajaki sebelumnya, tapi tetap dengan cerita dan perasaan yang jujur dari saya,” ujar Ruth.

Memasuki usia enam dekade, Ruth melihat proses penggarapan Merindu sebagai tantangan baru. Lebih dari 40 tahun berkecimpung di dunia musik membuatnya memiliki perjalanan panjang sekaligus identitas yang kuat. Namun, ia tetap ingin membuktikan bahwa dirinya masih dapat menghadirkan karya yang mampu diterima oleh pendengar dari berbagai kelompok usia.

Karena itu, Ruth tidak hanya membidik para penggemar yang telah mengikuti perjalanan musiknya sejak lama. Eksplorasi yang dilakukan melalui Merindu juga menjadi upayanya untuk menjangkau generasi pendengar yang lebih muda.

Pilihan terhadap city pop menjadi salah satu cara Ruth mempertemukan karakter musik masa lalu dengan selera pendengar masa kini. Genre tersebut memiliki unsur nostalgia yang dapat mengingatkan pendengar lama, tetapi dapat pula dikemas dengan pendekatan modern sehingga lebih dekat dengan generasi muda.

Dengan demikian, Ruth berusaha menciptakan keseimbangan antara mempertahankan akar musikalnya dan memberikan pengalaman baru kepada pendengar. Identitas vokalnya tetap menjadi bagian penting, sementara eksplorasi genre menjadi unsur yang memberikan warna berbeda pada karya terbarunya.

Setelah melalui masa penantian selama kurang lebih delapan tahun, EP Merindu dijadwalkan resmi tersedia di berbagai platform digital streaming musik mulai 4 September 2026.

Tidak hanya menghadirkan versi digital, Ruth juga mempersiapkan rilisan fisik dalam jumlah terbatas dengan format vinyl. Kehadiran vinyl tersebut menjadi bagian lain dari rangkaian perilisan karya terbaru sang diva.

Ruth juga akan menghadirkan sejumlah live session yang ditayangkan secara bertahap melalui kanal YouTube pribadinya. Materi tersebut disiapkan untuk melengkapi rangkaian promosi dan perilisan EP Merindu.

Bagi Ruth Sahanaya, Merindu menjadi sebuah karya yang mempertemukan pengalaman panjangnya di dunia musik dengan keinginannya untuk terus mencoba sesuatu yang baru. Di usia 60 tahun, ia tetap membawa karakter vokal yang selama lebih dari empat dekade menjadi ciri khasnya, sekaligus membuka diri terhadap eksplorasi musikal.

Setelah delapan tahun tidak menghadirkan album solo, Ruth akhirnya menjawab kerinduannya untuk kembali berkarya. Merindu pun tidak sekadar menjadi tanda kembalinya seorang penyanyi senior ke industri musik, tetapi juga menjadi bukti bahwa perjalanan panjang dalam bermusik tidak menghalangi dirinya untuk terus bereksperimen dan melahirkan karya baru.

Aan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh