Home / Ekonomi / Dampingi Prabowo ke Rusia, Bahlil Fokus Kawal Agenda Kerja Sama Energi

Dampingi Prabowo ke Rusia, Bahlil Fokus Kawal Agenda Kerja Sama Energi

Foto. Ist

majalahsuaraforum.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan ke Rusia. Kehadiran Bahlil menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan sektor energi masuk dalam agenda penting pembahasan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Rusia.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan, keikutsertaan Menteri ESDM memiliki posisi strategis untuk memastikan berbagai agenda kerja sama energi yang telah dibicarakan kedua negara dapat ditindaklanjuti.

“Kehadiran Menteri ESDM dalam kunjungan ini memiliki peran strategis untuk mengawal tindak lanjut agenda energi, serta memastikan komitmen bilateral berjalan sesuai hasil pertemuan kedua kepala negara,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia, Kamis (3/9/2026).

Selain menjalankan agenda kenegaraan bersama Presiden Prabowo, Bahlil juga memanfaatkan kehadirannya dalam Eastern Economic Forum (EEF) untuk memperluas komunikasi dengan pemerintah Rusia serta para pelaku usaha dari negara tersebut.

Komunikasi tersebut diarahkan untuk membahas peluang investasi dan kerja sama di sektor energi Indonesia. Pemerintah melihat keterlibatan investor dan mitra internasional sebagai salah satu bagian penting dalam memenuhi kebutuhan energi yang terus berkembang.

Hubungan energi antara Indonesia dan Rusia juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi tantangan kebutuhan energi nasional. Kerja sama internasional dinilai dapat membuka peluang baru sekaligus memperkuat kapasitas Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energi di masa mendatang.

Meski demikian, berbagai peluang yang muncul dari hubungan kedua negara masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut. Pemerintah perlu memastikan setiap bentuk kerja sama dapat diwujudkan melalui tindak lanjut yang komprehensif dan tetap memperhatikan kebutuhan serta kepentingan Indonesia maupun Rusia.

Penguatan diplomasi di bidang energi tersebut dinilai memiliki arti penting bagi ketahanan energi Indonesia dalam jangka panjang. Melalui kerja sama yang tepat, agenda diplomasi energi diharapkan tidak hanya menghasilkan peluang investasi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan energi nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo Subianto hadir sebagai salah satu tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.

Puncak pelaksanaan forum dijadwalkan berlangsung melalui Sesi Pleno EEF pada Kamis, 3 September 2026. Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato yang membahas sejumlah isu strategis, termasuk kerja sama ekonomi, ketahanan energi, serta investasi di kawasan Eurasia dan Asia-Pasifik.

Sesi tersebut juga akan dihadiri Presiden Rusia Vladimir Putin bersama sejumlah pemimpin negara mitra lainnya. Kehadiran para pemimpin negara menjadi momentum untuk membahas berbagai peluang kerja sama di kawasan yang memiliki kepentingan strategis bagi Indonesia.

Di luar agenda utama forum, Prabowo juga dijadwalkan mengikuti Bilateral Working Lunch bersama Presiden Vladimir Putin. Pertemuan bilateral tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk membahas sekaligus menindaklanjuti berbagai komitmen kerja sama yang telah dibangun antara Indonesia dan Rusia.

Dengan kehadiran Bahlil dalam rombongan Presiden Prabowo, pemerintah berupaya memastikan pembahasan di bidang energi dapat diterjemahkan ke dalam langkah kerja sama yang konkret. Agenda tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi dan energi Indonesia-Rusia di tengah kebutuhan energi nasional yang terus meningkat.

Lan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh