Home / Nasional / Dukungan terhadap Program MBG Menguat, Aliansi Masyarakat Jakarta Siapkan Aksi Damai Puluhan Ribu Peserta

Dukungan terhadap Program MBG Menguat, Aliansi Masyarakat Jakarta Siapkan Aksi Damai Puluhan Ribu Peserta

majalahsuaraforum.com – Dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bermunculan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Aliansi Masyarakat Jakarta yang berencana menggelar aksi damai dan long march pada Senin (22/6/2026) sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Aksi yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB itu diperkirakan akan melibatkan sekitar 50 ribu peserta yang berasal dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.

Ketua aksi, Edy Marzuki, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menilai program MBG memiliki manfaat besar bagi peningkatan gizi anak-anak sekolah, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami dari Aliansi Masyarakat Jakarta pada hari Senin akan melakukan long march dan aksi damai bersama kurang lebih 50 ribu masyarakat dari seluruh penjuru Jakarta untuk mendukung program utama Presiden Prabowo agar melanjutkan MBG,” ujar Edy Marzuki di Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Long March Menuju Patung Kuda Menurut rencana, titik utama kegiatan berada di kawasan Patung Kuda, Silang Monas, Jakarta Pusat. Sebelum tiba di lokasi tersebut, peserta akan melakukan long march yang dimulai dari area depan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Aliansi Masyarakat Jakarta juga mengajak masyarakat luas yang merasakan dampak positif program MBG untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Saudara-saudara semua dari seluruh penjuru tanah air yang peduli dengan gizi anak-anak sekolah, yang peduli dengan lowongan kerja, juga yang peduli dengan keberlangsungan UMKM di daerah-daerah untuk hadir bersama kami guna long march dan aksi mendukung Prabowo untuk kemudian melanjutkan program MBG,” tuturnya.

Serukan Dukungan terhadap Penegakan Hukum Selain menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program MBG, massa aksi juga berencana menyampaikan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menegakkan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Penyelenggara menyebut peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang profesi, termasuk ibu rumah tangga serta pekerja yang terlibat dalam ekosistem program MBG.

Menjelang pelaksanaan kegiatan, panitia turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila aksi tersebut berdampak pada kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang dilalui peserta.

“Kami juga mohon maaf apabila aksi damai kami besok membuat masyarakat terganggu akibat kemacetan lalu lintas dan sekaligus mengingatkan kepada para warga masyarakat yang bergabung besok dalam aksi damai beserta long march supaya tertib dalam perjalanan tertib dalam melakukan aksi,” ujarnya.

Dukungan Serupa Muncul dari Malang Gelombang dukungan terhadap program MBG sebelumnya juga terlihat di Kota Malang, Jawa Timur. Pada Sabtu (20/6/2026), kelompok yang menamakan diri Simpatisan MBG Malang Raya menggelar Apel Akbar dan Senam Bersama di kawasan Alun-Alun Tugu.

Koordinator kegiatan tersebut, Gandung, menyatakan bahwa program MBG merupakan kebijakan strategis yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sehingga layak untuk terus didukung.

“Kami bersama tokoh di Malang Raya mengagendakan kegiatan ini untuk memberikan energi positif agar program MBG bisa berjalan dengan dukungan masyarakat,” kata Gandung.

Para peserta kegiatan menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program hingga target penerima manfaat yang mencapai 82,9 juta orang dapat terpenuhi.

Sementara itu, salah satu inisiator kegiatan, Raden Djoni Sudjatmoko, menilai manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh anak-anak sebagai penerima makanan bergizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi petani dan peternak.

Menurutnya, langkah yang lebih tepat bukan menghentikan program, melainkan melakukan evaluasi serta perbaikan pada aspek pengelolaan agar pelaksanaannya semakin efektif.

“Yang sudah berjalan di lapangan jangan sampai dihentikan, yang perlu dibenahi aspek pengelolaan yang dianggap masih bermasalah,” ujarnya.

Dukungan yang terus mengalir dari berbagai daerah menunjukkan bahwa program MBG masih mendapatkan perhatian luas dari masyarakat. Karena itu, berbagai pihak berharap evaluasi yang dilakukan pemerintah dapat memperkuat tata kelola program tanpa menghentikan manfaat yang telah dirasakan oleh jutaan warga.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh