majalahsuaraforum.com – Timnas futsal Indonesia memulai perjalanan di ajang ASEAN Futsal Championship 2026 dengan hasil gemilang. Bertanding di Nonthaburi, Thailand, pada Senin (6/4/2026), skuad asuhan Hector Souto sukses mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor telak 7-0 pada laga perdana Grup B.
Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia langsung menguasai jalannya pertandingan. Lima pemain yang diturunkan sebagai starter, yakni Muhammad Albagir, Dewa Rizki, Andres Dwi Persada, Andarias Kareth, dan Guntur Sulistyo, tampil solid dan mampu menekan pertahanan lawan tanpa kesulitan berarti.
Gol cepat menjadi pembuka dominasi Indonesia. Muhammad Sanjaya mencetak gol pertama pada menit ketiga melalui situasi sepak pojok. Tidak lama berselang, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan skema serupa, menggandakan keunggulan tim.
Babak Pertama Berakhir Telak Indonesia tampil sangat agresif sepanjang babak pertama. Total enam gol berhasil dicetak sebelum turun minum. Selain hattrick yang dibukukan Sanjaya, gol lainnya disumbangkan oleh Andarias Kareth, Imam Anshori Rahman, dan Dewa Rizki.
“Timnas Indonesia benar-benar mendominasi permainan sejak awal laga. Sementara Brunei tak mampu memberikan perlawanan berarti di sepanjang pertandingan.”
Namun, di tengah dominasi tersebut, Indonesia harus kehilangan penjaga gawang utama, Muhammad Albagir, yang mengalami cedera akibat benturan dengan pemain lawan. Posisinya kemudian digantikan oleh Angga Ariansyah.
Babak Kedua Tetap Dikuasai Garuda Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit menurun, meskipun Indonesia tetap memegang kendali. Sejumlah peluang sempat tercipta, namun belum semuanya mampu dikonversi menjadi gol.
Gol penutup akhirnya hadir pada menit ke-24 melalui aksi Andarias Kareth yang mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini.
“Satu gol tambahan terjadi di menit ke-24 melalui aksi Andarias Kareth untuk membawa Indonesia unggul 7-0.”
Pimpin Klasemen dan Siap Hadapi Laga Berikutnya Kemenangan besar ini mengantarkan Indonesia ke puncak klasemen sementara Grup B dengan raihan tiga poin. Selisih gol yang besar juga menjadi keuntungan penting dalam persaingan fase grup.
Pada pertandingan selanjutnya, Indonesia dijadwalkan menghadapi Malaysia. Laga tersebut diprediksi akan menjadi ujian yang lebih berat bagi skuad Garuda untuk mengukur konsistensi performa mereka.
Hasil ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kandidat kuat dalam turnamen, meskipun tim tampil dengan kombinasi pemain berpengalaman dan wajah-wajah baru.
Jay.











