Home / Nasional / Hadapi Ancaman El Nino Ekstrem, Pemerintah Optimistis Impor Pangan Tetap Terkendali

Hadapi Ancaman El Nino Ekstrem, Pemerintah Optimistis Impor Pangan Tetap Terkendali

majalahsuaraforum.com – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia mampu menjaga ketahanan pangan meskipun berpotensi menghadapi fenomena El Nino ekstrem yang kerap disebut “El Nino Godzilla”.

Menurut Amran, kesiapan infrastruktur pertanian dan ketersediaan stok pangan nasional saat ini berada dalam kondisi aman untuk menghadapi periode kekeringan yang diperkirakan berlangsung mulai April hingga sekitar enam bulan ke depan.

Belajar dari Pengalaman El Nino 2023 Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengambil pelajaran penting dari El Nino tahun 2023 yang sempat mengganggu produksi pangan nasional. Saat itu, kebutuhan impor sempat diproyeksikan mencapai 10 juta ton, namun berhasil ditekan menjadi sekitar 3–3,7 juta ton melalui berbagai langkah strategis.

“Waktu itu kita lakukan pompanisasi besar-besaran dan optimalisasi lahan (oplah). Hasilnya impor bisa ditekan,” ujarnya.

Penguatan Infrastruktur dan Intensifikasi Pertanian Untuk menghadapi potensi kekeringan tahun ini, pemerintah memperkuat sektor pertanian dengan pemasangan puluhan ribu pompa air serta peningkatan jaringan irigasi.

Selain itu, program optimalisasi lahan terus digencarkan sehingga frekuensi tanam di sejumlah wilayah meningkat, dari sebelumnya satu hingga dua kali tanam menjadi hingga tiga kali dalam setahun.

Di sisi lain, perbaikan irigasi juga menjadi prioritas, dengan target mencapai sekitar 2 juta hektare lahan, yang dilakukan secara bertahap.

Cadangan Pangan Dinilai Aman Amran menyebutkan bahwa cadangan pangan nasional saat ini berada pada level tinggi. Stok beras di Perum Bulog telah mencapai sekitar 4,3 juta ton dan diperkirakan meningkat menjadi lebih dari 5 juta ton dalam waktu dekat.

Selain itu, stok pangan di sektor rumah tangga, hotel, dan restoran diperkirakan mencapai 12,5 juta ton, sementara potensi produksi dari tanaman yang sedang tumbuh (standing crop) sekitar 11 juta ton.

Secara keseluruhan, total ketersediaan pangan diperkirakan mencapai sekitar 27 juta ton, yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan tanpa tambahan produksi.

Optimisme Hadapi Masa Kekeringan Meski El Nino berpotensi menyebabkan kekeringan, Amran menegaskan bahwa produksi pangan tetap akan berjalan, terutama di daerah yang memiliki sistem irigasi yang baik. Bahkan selama periode tersebut diperkirakan masih ada tambahan produksi sekitar 2 juta ton.

Dengan adanya tumpang tindih antara stok yang tersedia dan produksi yang terus berjalan, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional tetap terjaga sepanjang periode El Nino.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh