Foto. Ist
majalahsuaraforum.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/1/2026) sore. Pertemuan tersebut menjadi rapat terbatas resmi pertama yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana sepanjang tahun 2026.
Sejumlah menteri yang hadir dalam ratas ini berasal dari sektor ekonomi dan investasi strategis. Mereka antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi/Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Berdasarkan pantauan di Kompleks Istana Kepresidenan, Bahlil Lahadalia tercatat sebagai menteri pertama yang tiba sekitar pukul 15.20 WIB. Selanjutnya, Airlangga Hartarto, Rosan Roeslani, dan Purbaya Yudhi Sadewa hadir secara berurutan untuk mengikuti rapat bersama Presiden Prabowo.
Rapat terbatas tersebut diperkirakan membahas berbagai isu strategis, terutama yang berkaitan dengan arah kebijakan ekonomi nasional. Namun hingga rapat dimulai, pemerintah belum mengungkapkan secara rinci agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa hasil rapat akan diumumkan setelah pertemuan selesai digelar.
“(Hasilnya) nanti mungkin habis rapat ya,” ucap Purbaya kepada awak media.
Ratas ini menandai dimulainya rangkaian agenda resmi Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan sepanjang tahun 2026. Meski demikian, sebelum rapat terbatas ini digelar, Presiden Prabowo telah lebih dahulu melakukan sejumlah pertemuan penting dengan para pejabat negara di luar Istana.
Pada Jumat (2/1/2026), Presiden Prabowo menggelar rapat bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di rumah dinasnya di Widya Chandra, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah rehabilitasi pascabencana di wilayah Sumatera.
Sementara itu, pada Minggu (4/1/2026), Presiden Prabowo menerima kunjungan Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor. Dalam pertemuan tersebut, Rosan melaporkan perkembangan lima proyek hilirisasi yang direncanakan akan diresmikan pada awal bulan berikutnya.
Proyek-proyek hilirisasi itu akan dijalankan di sejumlah wilayah di Indonesia dengan nilai investasi mencapai US$ 6 miliar atau sekitar Rp 100 triliun. Selain itu, pertemuan juga membahas perkembangan proyek waste to energy serta upaya penertiban dan pengelolaan sampah sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan pemerintah.
Lan.











