majalahsuaraforum.com – Upaya membangun budaya tertib lalu lintas terus dilakukan jajaran Satlantas Polres Metro Bekasi melalui kegiatan edukasi keselamatan berkendara bagi para pekerja industri di wilayah Cikarang. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam agenda Kunjungan dan Silaturahmi Kamtibmas yang dipimpin Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni bersama jajaran di PT Astemo Bekasi Manufacturing, kawasan Industri Jababeka, Cikarang Utara, Selasa (26/5/2026).
Acara yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu berlangsung di area perusahaan yang berlokasi di Jalan Jababeka VI Kav. 28-36 dan diikuti sekitar 100 karyawan beserta jajaran manajemen perusahaan.
Dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Sugihartono memberikan pemaparan mengenai Safety Riding & Driving. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya disiplin berlalu lintas, etika berkendara, kesiapan fisik pengemudi, hingga faktor-faktor penyebab kecelakaan di jalan raya.
Menurut Kompol Sugihartono, edukasi keselamatan berkendara bagi kalangan buruh menjadi hal penting karena sebagian besar pekerja setiap hari menggunakan kendaraan bermotor untuk berangkat maupun pulang kerja.
Ia menjelaskan bahwa program edukasi tersebut bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap melibatkan pekerja, khususnya pengguna kendaraan roda dua.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan membiasakan diri untuk tertib di jalan, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang lain,” ujar Kompol Sugihartono.
Dalam pemaparannya, ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas seperti menaati rambu-rambu, menggunakan helm berstandar SNI, serta memastikan kendaraan berada dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan.
Selain faktor kendaraan, kesiapan fisik dan mental pengendara juga dinilai sangat penting untuk meminimalisasi risiko kecelakaan, terutama bagi pekerja dengan mobilitas tinggi di kawasan industri.
“Budaya tertib berlalu lintas harus dimulai dari hal-hal kecil yang sering kali dianggap sepele,” tambahnya.
Kompol Sugihartono menilai para pekerja di kawasan industri memiliki aktivitas dan mobilitas yang tinggi sehingga diperlukan kedisiplinan lebih dalam berkendara demi menjaga keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.
Kegiatan edukasi tersebut mendapat sambutan positif dari para pekerja. Mereka menilai sosialisasi keselamatan berkendara sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas.
Salah seorang pekerja bernama Iqbal mengaku kegiatan itu memberikan manfaat besar bagi dirinya dan rekan-rekan sesama buruh.
“Kami sangat berterimakasih, karna edukasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran para pekerja, betapa pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya,” kata Iqbal.
Tidak hanya menyasar kalangan pekerja industri, Satlantas Polres Metro Bekasi juga aktif memberikan edukasi kepada pelajar mulai tingkat TK, SD, SMP hingga SMA melalui program “Polantas Menyapa” dan “Polisi Sahabat Anak”.
Program tersebut dijalankan sebagai langkah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib lalu lintas sekaligus memperkuat pelayanan publik di bidang lalu lintas.
Kompol Sugihartono menjelaskan, program itu bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih komunikatif, ramah dan mudah dipahami masyarakat.
Melalui program “Polantas Menyapa”, personel Satlantas juga hadir di Satpas dan Samsat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat yang sedang mengurus SIM maupun pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Satlantas Polres Metro Bekasi yang profesional, modern dan terpercaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Program ini mengarahkan seluruh fungsi kepolisian agar selalu hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang mengedepankan transparansi, penggunaan teknologi, serta standar pelayanan prima,” pungkasnya.
Hil.











