Home / Nasional / Pemerintah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Titik Zona Merah, Menteri PU Targetkan Rampung Juni 2026

Pemerintah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Titik Zona Merah, Menteri PU Targetkan Rampung Juni 2026

majalahsuaraforum.com — Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat pembangunan program Sekolah Rakyat yang tersebar di wilayah Kota Singkawang. Langkah percepatan ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis tersebut dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan pada tahun ajaran baru Juli 2026.

Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan sekolah rakyat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem, sekaligus memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Menurutnya, terdapat dua lokasi pembangunan yang saat ini masih masuk kategori zona merah, yakni titik dengan progres pekerjaan paling rendah dibanding lokasi lainnya. Meski demikian, pemerintah tetap menargetkan seluruh pekerjaan dapat dirampungkan pada Juni 2026.

“Ini salah dua dari lima titik yang masih masuk zona merah dengan progres terendah. Tetapi kami terus kejar supaya selesai Juni ini,” kata Dody, Kamis (28/5/2026).

Untuk mempercepat penyelesaian proyek, pemerintah melakukan kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan dukungan dari TNI, pemerintah daerah, serta tambahan pendanaan bagi kontraktor pelaksana.

“Kami berharap dengan support Pak Panglima, Pak Kasat, tambahan tenaga dari mereka, kemudian support daerah untuk pendanaan, mudah-mudahan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Dody juga menegaskan bahwa dirinya turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil proyek serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan. Hal ini dilakukan agar setiap hambatan dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait di tingkat pusat.

“Saya ingin memastikan apa yang kurang dan apa yang belum. Jadi kalau ada kendala di lapangan, tugas saya membantu mengomunikasikan dengan para petinggi di Jakarta supaya bisa segera diselesaikan,” katanya.

Salah satu kendala utama yang dihadapi dalam pembangunan Sekolah Rakyat saat ini, menurutnya, berkaitan dengan pendanaan serta arus kas kontraktor pelaksana.

“Kalau bicara kendala utama, sebetulnya uang atau cash flow. Karena kalau ada uang, tenaga kerja bisa ditambah, material bisa dibeli. Tetapi dalam kondisi ekonomi sekarang, supplier juga tidak mau lagi memberi utang material,” katanya.

Meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan, Dody Hanggodo tetap optimistis bahwa sebagian besar proyek Sekolah Rakyat dapat diselesaikan sesuai target dan mulai difungsikan pada tahun ini.

“Kalau saya tidak optimistis, bagaimana yang lain. Optimistis itu penting supaya kita bisa berpikir apa yang harus dikerjakan agar selesai tepat waktu,” katanya.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh