majalahsuaraforum.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mencatat capaian tertinggi dalam pelaksanaan program Zakat Istana 2026 yang digelar di Istana Negara. Pada tahun ini, penghimpunan zakat mencapai lebih dari Rp4,3 miliar, menjadikannya sebagai pengumpulan zakat terbesar sejak program tersebut pertama kali diselenggarakan.
Kegiatan yang mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia” itu berhasil menghimpun dana sebesar Rp4.345.197.056 dari 111 muzaki. Para penyumbang berasal dari kalangan pejabat negara, menteri kabinet, hingga unsur Tentara Nasional Indonesia.
Tren Pengumpulan Zakat Terus Meningkat Baznas mencatat tren peningkatan penghimpunan zakat dari pejabat negara melalui konter zakat di Istana dalam beberapa tahun terakhir.
2022: Rp636.250.000
2023: Rp753.500.000
2024: Rp1.088.500.000
2025: Rp2.040.338.000
2026: Rp4.345.197.056
Lonjakan signifikan pada 2026 menunjukkan meningkatnya partisipasi pejabat negara dalam menunaikan kewajiban zakat melalui Baznas.
Presiden dan Wakil Presiden Ikut Menunaikan Zakat Dalam kegiatan tersebut, Prabowo Subianto sebagai Presiden RI bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menunaikan zakat melalui Baznas.
Selain itu, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga ikut berpartisipasi, di antaranya Agus Harimurti Yudhoyono, Yusril Ihza Mahendra, dan Pratikno. Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, juga tercatat sebagai salah satu muzaki dalam kegiatan tersebut.
Zakat untuk Penguatan Sosial Nasional Baznas menilai meningkatnya penghimpunan zakat dari pejabat negara menunjukkan semakin kuatnya kesadaran kolektif untuk memanfaatkan zakat sebagai instrumen sosial dalam membantu masyarakat.
Dana zakat yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan nasional.
Dw.











