Home / Kabar Berita / AS Dorong Resolusi PBB untuk Jamin Kebebasan Pelayaran di Selat Hormuz

AS Dorong Resolusi PBB untuk Jamin Kebebasan Pelayaran di Selat Hormuz

Foto. Ist

majalahsuaraforum.com – Amerika Serikat mengajukan rancangan resolusi kepada Dewan Keamanan PBB guna memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia.

Usulan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, yang menyebut langkah ini sebagai respons atas meningkatnya ketegangan dengan Iran terkait keamanan jalur pelayaran di kawasan tersebut.

“Atas arahan Presiden Trump, Amerika Serikat bersama Bahrain dan mitra Teluk kami menyusun resolusi untuk membela kebebasan navigasi di Selat Hormuz,” ujar Rubio.

Tudingan terhadap Iran Rubio menuding Iran telah mengancam stabilitas ekonomi global melalui berbagai tindakan di kawasan tersebut. Ia menyebut Iran diduga melakukan ancaman penutupan selat, serangan terhadap kapal, pemasangan ranjau laut, hingga rencana penerapan biaya tol bagi kapal yang melintas.

Menurutnya, rancangan resolusi itu akan menuntut Iran untuk menghentikan seluruh aktivitas yang membahayakan pelayaran internasional.

“Rancangan resolusi tersebut mengharuskan Iran menghentikan serangan, penambangan, dan pemungutan tol,” kata Rubio.

Isi Rancangan Resolusi Selain penghentian aktivitas militer di laut, resolusi tersebut juga memuat sejumlah poin penting, di antaranya:

Kewajiban Iran mengungkap jumlah dan lokasi ranjau laut yang telah dipasang, Kerja sama dalam upaya pembersihan ranjau, Dukungan terhadap pembentukan koridor kemanusiaan di kawasan.

Langkah ini diharapkan dapat membuka kembali jalur pelayaran secara aman serta mengurangi ketegangan yang berpotensi mengganggu distribusi energi global.

Harapan Dukungan Internasional Amerika Serikat berharap rancangan resolusi ini dapat segera dibahas dalam waktu dekat dan memperoleh dukungan luas dari negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB.

Upaya ini juga melibatkan sejumlah negara Teluk seperti Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Qatar sebagai bagian dari dukungan regional terhadap kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh