Home / Nasional / Pemerintah Jajaki Penempatan Pekerja Migran RI ke Suriname dan Guyana

Pemerintah Jajaki Penempatan Pekerja Migran RI ke Suriname dan Guyana

majalahsuaraforum.com – Pemerintah Indonesia membuka peluang untuk memperluas penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke kawasan Amerika Selatan, khususnya Suriname dan Guyana. Peluang kerja tersebut mencakup berbagai sektor strategis seperti perkayuan dan kehutanan, manufaktur, pertambangan, serta minyak dan gas bumi.

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, menyampaikan bahwa peluang tersebut dibahas dalam pertemuan daring bersama Duta Besar RI untuk Republik Suriname merangkap Republik Kooperatif Guyana dan Caribbean Community (Caricom), Agus Priono.

“Kami ingin membuka lebih banyak peluang penempatan ke Suriname dan Guyana, termasuk mendapatkan informasi terkait kebijakan ketenagakerjaan, migrasi, serta kuota penempatan jika tersedia,” kata Christina.

Melalui keterangan resmi Kementerian P2MI, Christina menjelaskan bahwa selama ini penempatan PMI ke Suriname dan Guyana masih terbatas dan didominasi oleh skema perseorangan mandiri.

“Sektor pekerjaannya seperti operator mesin dan mekanik di bidang perkayuan. Jumlahnya pun masih relatif sedikit,” ujarnya.

Christina menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti peluang tersebut dengan langkah-langkah konkret agar kerja sama penempatan PMI dapat segera direalisasikan secara resmi dan terstruktur.

“Kami ingin menegaskan bahwa Indonesia serius menindaklanjuti peluang yang ada. Kementerian P2MI siap memulai pembahasan melalui pertemuan awal secara daring dengan users di kedua negara tersebut,” katanya.

Sementara itu, Duta Besar RI Agus Priono menyampaikan bahwa Suriname dan Guyana saat ini membuka peluang yang cukup besar bagi tenaga kerja asal Indonesia, terutama di sektor minyak dan gas bumi yang tengah berkembang pesat di kedua negara tersebut.

“Sektor lain, seperti kesehatan, tenaga ahli teknis, konstruksi, pertambangan, dan lainnya, baik di Suriname maupun Guyana, juga memerlukan pekerja migran Indonesia,” kata Agus.

Agus berharap kerja sama antarpemerintah dapat segera dibangun untuk memastikan penempatan PMI dilakukan secara aman, terukur, dan berkualitas, sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja migran Indonesia yang akan bekerja di Suriname dan Guyana.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh