Home / Kabar Berita / 6 Kartel Narkoba Paling Brutal di Dunia: Jejak Kekerasan dari Kolombia hingga Meksiko

6 Kartel Narkoba Paling Brutal di Dunia: Jejak Kekerasan dari Kolombia hingga Meksiko

Foto. Ist

majalahsuaraforum.com – Perdagangan narkoba global bukan sekadar jaringan bisnis ilegal bernilai miliaran dolar, tetapi juga menyisakan konflik bersenjata dan kekerasan berkepanjangan. Dalam dua dekade terakhir, perang antar-kartel serta bentrokan dengan aparat keamanan telah menewaskan ratusan ribu orang, terutama di kawasan Amerika Latin.

Sejumlah organisasi kriminal dari Kolombia hingga Meksiko dikenal luas karena pengaruh besar dan tingkat kekerasan ekstrem dalam mempertahankan wilayah serta jalur distribusi narkotika. Berikut beberapa kartel yang kerap disebut paling kejam di dunia.

1. Sinaloa Cartel

Kartel asal Meksiko ini pernah dipimpin oleh Joaquín “El Chapo” Guzmán. Sinaloa dikenal sebagai salah satu organisasi perdagangan narkoba paling berpengaruh, dengan jaringan distribusi kokain, heroin, metamfetamin, hingga fentanil ke Amerika Serikat dan Eropa.

Sejak pemerintah Meksiko mendeklarasikan perang terhadap kartel pada 2006, kekerasan terkait narkoba telah menyebabkan lebih dari 300.000 kematian hingga pertengahan dekade 2020-an. Sejumlah analis bahkan memperkirakan angka sebenarnya bisa mendekati 400.000 korban jiwa, termasuk warga sipil, aparat keamanan, dan anggota kartel.

Melansir BBC, pemerintah AS menggambarkan Kartel Sinaloa sebagai salah satu organisasi perdagangan narkoba terbesar di dunia. Didirikan pada akhir 1980-an, kartel ini lama dipimpin oleh “El Chapo”, yang pernah masuk daftar orang terkaya dunia.

Di bawah kepemimpinannya, Sinaloa memperoleh reputasi ganas karena kekerasan brutal dalam menghadapi kelompok saingan. Kartel ini dilaporkan menculik, menyiksa, dan membantai anggota geng rival. Mereka juga memiliki persenjataan berat, termasuk peluncur granat roket serta AK-47 berlapis emas milik Guzmán.

Meski “El Chapo” kini mendekam di penjara, kartel tersebut disebut-sebut masih beroperasi dan sebagian dikendalikan oleh putranya, Ovidio Guzmán López. Para ahli menyatakan organisasi ini tetap menghasilkan miliaran dolar dari perdagangan narkotika ilegal ke AS, Eropa, dan Asia.

2. Los Zetas

Didirikan oleh mantan pasukan elite militer, Los Zetas dikenal karena metode teror yang sangat brutal. Kartel ini menjadi simbol kebengisan dalam sejarah perang narkoba Meksiko.

Beberapa kasus berdarah yang dikaitkan dengan kelompok ini antara lain:

Tahun 2010, sebanyak 72 migran dibunuh dalam pembantaian di San Fernando.

Tahun 2011, ditemukan 193 jasad dalam kuburan massal di wilayah yang sama.

Los Zetas awalnya dibentuk oleh lebih dari 30 mantan tentara yang direkrut Kartel Teluk pada 1990-an. Namun, pada 2010 mereka memisahkan diri dan membangun organisasi kriminal sendiri. Keahlian militer para anggotanya menjadikan kelompok ini sangat terorganisir dan mematikan.

Konflik yang melibatkan kartel-kartel ini tidak hanya berdampak pada sesama kelompok kriminal, tetapi juga menyeret masyarakat sipil ke dalam pusaran kekerasan. Perang narkoba yang berlangsung bertahun-tahun telah menciptakan ketidakstabilan politik, krisis keamanan, dan trauma sosial yang mendalam di berbagai negara.

Selain Sinaloa dan Los Zetas, masih terdapat sejumlah kartel lain dari Kolombia dan Meksiko yang memiliki sejarah panjang kekerasan dan pengaruh besar dalam jaringan perdagangan narkotika internasional.

Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh