majalahsuaraforum.com – Timnas Vietnam mulai menyusun kekuatan untuk menghadapi Piala Asia 2027. Pelatih Kim Sang-sik memanfaatkan agenda FIFA Matchday November 2026 untuk menguji kemampuan pemain sekaligus mengevaluasi kedalaman skuad senior dan tim U-23.
Seperti dilaporkan media Vietnam, VNExpress, rangkaian pertandingan uji coba pada November menjadi bagian penting dari proses pembentukan komposisi terbaik Vietnam menjelang turnamen sepak bola terbesar di Asia tersebut.
Pada jeda internasional mendatang, Timnas Vietnam dijadwalkan menghadapi Taiwan dan Kirgistan di Ninh Binh pada 11–17 November 2026. Sementara itu, Vietnam U-23 akan menjalani pertandingan di Gia Lai dengan menghadapi Thailand, Singapura, dan Qatar pada 10–14 November 2026.
Dua agenda tersebut menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk menilai kesiapan pemain, baik yang telah memperkuat tim senior maupun para pemain muda yang berpeluang naik ke level tertinggi.
Dua Tim Disiapkan untuk Memperkuat Vietnam
Karena jadwal pertandingan kedua tim berlangsung berdekatan, Kim Sang-sik diperkirakan akan lebih memprioritaskan pendampingan terhadap tim nasional senior Vietnam.
Sementara itu, tanggung jawab menangani Vietnam U-23 berpeluang diserahkan kepada jajaran asisten pelatih. Salah satu nama yang berpotensi mendapat kepercayaan tersebut adalah Dinh Hong Vinh, yang sebelumnya pernah menjalankan tugas serupa di China dan pada Asian Games di Jepang.
Turnamen U-23 di Gia Lai akan difokuskan kepada pemain yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2005. Kompetisi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari persiapan menghadapi SEA Games 2027 di Malaysia, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempersiapkan pemain menuju kualifikasi kejuaraan regional dan kontinental berikutnya.
Selain itu, turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing memperebutkan tempat di tim senior Vietnam yang akan tampil pada Piala Asia 2027.
Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), Nguyen Van Phu, menegaskan bahwa persiapan kedua tim dilakukan secara bersamaan dengan standar yang tinggi.
Kim Sang-sik disebut tidak hanya memantau perkembangan pemain di tim senior, tetapi juga memperhatikan secara saksama potensi dan kemajuan para pemain yang tergabung dalam skuad U-23.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Vietnam berupaya membangun kekuatan jangka pendek sekaligus menyiapkan regenerasi pemain untuk menghadapi kompetisi internasional mendatang.
Kim Sang-sik Kembali Memantau Pemain
Sebelum kembali berkonsentrasi menangani tim nasional, Kim Sang-sik sempat menghabiskan waktu berlibur di Korea Selatan dan menghadiri konser BigBang di Vietnam.
Setelah masa jeda tersebut, ia kembali menjalankan tugasnya dengan memantau kompetisi domestik. Pemantauan itu dilakukan untuk menyaring pemain-pemain potensial yang dinilai mampu memperkuat tim nasional dalam agenda mendatang.
Proses seleksi menjadi salah satu tahapan penting mengingat Vietnam ingin memiliki komposisi pemain yang kompetitif untuk menghadapi lawan-lawan tangguh di Piala Asia 2027.
Setelah seluruh agenda pertandingan November selesai, Timnas Vietnam dijadwalkan kembali berkumpul pada akhir Desember untuk menjalani pemusatan latihan.
Dalam rangkaian persiapan berikutnya, Vietnam direncanakan menghadapi Jepang pada 30 Desember 2026. Mereka juga dijadwalkan bertemu Qatar pada awal Januari 2027.
Pertandingan melawan kedua negara tersebut berpotensi menjadi ujian penting bagi Vietnam sebelum memasuki persaingan resmi di Piala Asia 2027.
Vietnam Hadapi UEA, Korea Selatan, dan Yaman
Seluruh rangkaian persiapan tersebut diarahkan untuk menghadapi persaingan di fase grup Piala Asia 2027. Berdasarkan agenda yang dilaporkan, Vietnam tergabung di Grup E dan akan memulai perjalanan dengan menghadapi Uni Emirat Arab (UEA).
Setelah itu, Vietnam dijadwalkan berhadapan dengan Korea Selatan sebelum menutup pertandingan fase grup melawan Yaman.
Komposisi lawan tersebut menuntut Vietnam mempersiapkan tim secara maksimal. Korea Selatan dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia, sedangkan UEA dan Yaman juga akan menjadi tantangan yang perlu diantisipasi.
Karena itu, agenda uji coba pada November hingga awal Januari menjadi bagian dari upaya Kim Sang-sik mengevaluasi kemampuan pemain dan menyusun strategi sebelum turnamen dimulai.
Persiapan Vietnam Jadi Perhatian Timnas Indonesia
Meskipun tidak berada dalam grup yang sama dengan Timnas Indonesia, perkembangan persiapan Vietnam tetap menarik perhatian dalam persaingan sepak bola kawasan Asia Tenggara.
Vietnam tengah berupaya membangun skuad yang kuat melalui pemantauan pemain senior dan pengembangan talenta muda. Jika persiapan tersebut berjalan sesuai rencana, mereka berpeluang tampil kompetitif di Piala Asia 2027.
Bagi Timnas Indonesia, kemajuan rival regionalnya itu menjadi salah satu perkembangan yang patut diperhatikan. Persaingan kedua negara selama ini membuat pencapaian Vietnam di turnamen internasional kerap menjadi bahan perbandingan dengan perjalanan skuad Garuda.
Namun, kekuatan masing-masing tim nantinya tetap akan ditentukan oleh hasil pertandingan, kesiapan pemain, serta strategi yang diterapkan pelatih. Dengan persiapan yang terus berjalan, Vietnam berusaha memastikan bahwa tim senior dan kelompok U-23 memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi agenda sepak bola internasional berikutnya.
jay.










