majalahsuaraforum.com – Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan setelah kontribusinya dalam membantu pertahanan Real Madrid dibandingkan dengan dua penyerang Barcelona, Lamine Yamal dan Raphinha. Striker asal Prancis itu dinilai belum serajin kedua pemain Blaugrana tersebut ketika turun membantu lini belakang.
Meski demikian, Mbappe memberikan respons yang cukup santai ketika ditanya mengenai perbandingan tersebut. Ia bahkan menyinggung catatan golnya sebagai salah satu pembuktian kontribusinya untuk Real Madrid.
Mbappe Jadi Mesin Gol Los Blancos Sejak bergabung dengan Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2024 dengan status bebas transfer, Mbappe langsung memainkan peran penting di lini depan Los Blancos.
Dalam periode tersebut, pemain berusia asal Prancis itu telah mengoleksi 92 gol di berbagai kompetisi. Catatan tersebut membuat Mbappe menjadi salah satu mesin gol utama Madrid.
Namun, ketajamannya di depan gawang tidak sepenuhnya membuatnya terbebas dari kritik. Mbappe masih dianggap kurang memberikan kontribusi ketika tim harus bertahan.
Situasi tersebut kemudian dibandingkan dengan dua pemain Barcelona, yakni Lamine Yamal dan Raphinha. Sejak periode yang sama, Yamal telah mencetak 46 gol, sedangkan Raphinha mengoleksi 61 gol untuk Blaugrana.
Keduanya juga tetap menunjukkan produktivitas tinggi pada awal kompetisi La Liga musim ini.
Jawaban Santai Mbappe Ketika ditanya mengenai anggapan bahwa Yamal dan Raphinha memiliki etos kerja bertahan yang lebih baik dibandingkan dirinya dan Vinicius Junior, Mbappe memberikan jawaban dengan nada bercanda.
Ia mengakui masih memiliki pekerjaan rumah dalam aspek pertahanan, tetapi pada saat yang sama mengingatkan bahwa dirinya memiliki catatan gol yang lebih banyak dibandingkan dua pemain yang menjadi pembanding tersebut.
“Hanya saya dan Vini? Saya bisa saja pura-pura bodoh dan mengatakan bahwa saya mencetak lebih banyak gol daripada dua pemain yang Anda sebutkan Setiap orang berbeda, tetapi jelas, saya masih harus meningkatkan kemampuan,” ujar Mbappe sebagaimana dikutip dari pakar transfer ternama, Fabrizio Romano, Selasa (8/9/2026).
Pernyataan tersebut menunjukkan kepercayaan diri Mbappe terhadap kemampuannya dalam mencetak gol. Di sisi lain, ia juga menyadari bahwa kontribusinya ketika bertahan masih perlu ditingkatkan agar dapat lebih sesuai dengan kebutuhan taktik Real Madrid.
Mbappe Tampil Tajam Musim 2025-2026 Pada musim 2025-2026, Mbappe menunjukkan performa individu yang sangat produktif meskipun Real Madrid harus mengakhiri musim tanpa gelar.
Penyerang tersebut mencatatkan 42 gol dari 44 pertandingan di seluruh kompetisi. Dari jumlah itu, 15 gol dicetaknya di Liga Champions.
Mbappe juga berhasil meraih penghargaan Pichichi untuk kali kedua setelah menjadi pencetak gol terbanyak Liga Spanyol dengan torehan 25 gol.
Sementara itu, Yamal juga tampil impresif bersama Barcelona. Pemain muda tersebut mencatatkan 24 gol dan 18 assist dari 45 pertandingan sepanjang musim lalu.
Berbeda dengan Mbappe dan Real Madrid, Yamal bersama Barcelona berhasil mengamankan dua trofi, yakni La Liga dan Supercopa de Espana.
Yamal juga menjadi bagian penting dari keberhasilan Timnas Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya turut merasakan kesuksesan bersama negaranya di ajang Euro.
Dengan catatan tersebut, perbandingan antara Mbappe, Yamal, dan Raphinha tidak hanya menyangkut produktivitas mencetak gol, tetapi juga kontribusi mereka dalam membantu tim ketika kehilangan bola. Mbappe sendiri mengakui masih harus meningkatkan aspek tersebut, meski tetap menegaskan kualitasnya sebagai mesin gol Real Madrid.
Jay.











