Home / Ekonomi / Bulog Pastikan Penyaluran Bantuan Beras Berlanjut sampai Desember 2026

Bulog Pastikan Penyaluran Bantuan Beras Berlanjut sampai Desember 2026

majalahsuaraforum.com – Perum Bulog memastikan kesiapan untuk melanjutkan penyaluran bantuan pangan berupa beras hingga Desember 2026. Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pihaknya siap menjalankan penyaluran bantuan beras untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026.

“Arahan Presiden menunjukkan keberpihakan dan perhatian yang sangat besar kepada masyarakat yang membutuhkan. Dari sisi stok, Bulog sangat siap untuk kembali menyalurkan bantuan pangan beras alokasi Oktober hingga Desember,” kata Rizal, Selasa (8/9/2026).

Keputusan memperpanjang program bantuan pangan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan lebih kuat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan dasar, kebijakan ini diharapkan dapat menjaga kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kelanjutan bantuan beras tersebut dibahas dalam Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Rapat itu diikuti sejumlah anggota Kabinet Merah Putih. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Selain itu, hadir Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait.

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga membahas berbagai langkah untuk mengantisipasi potensi fenomena El Nino serta dinamika lain yang dapat berdampak terhadap ketersediaan pangan maupun aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satu langkah yang disiapkan pemerintah adalah memperpanjang penyaluran bantuan pangan beras hingga penghujung 2026.

Dengan diteruskannya program tersebut, pemerintah berupaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat sampai akhir tahun.

Rizal menilai arahan Presiden kembali menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi. Ia berharap bantuan beras yang disalurkan dapat membantu mengurangi beban keluarga penerima manfaat.

“Bulog akan mengoptimalkan seluruh sumber daya dan jaringan operasional yang dimiliki dalam mendukung kelancaran penyaluran,” ujarnya.

Stok Beras Lebih dari 4 Juta Ton Bulog menyatakan kesiapan penyaluran juga didukung oleh ketersediaan stok beras pemerintah yang saat ini mencapai lebih dari 4 juta ton.

Selain persediaan tersebut, Bulog memiliki jaringan pergudangan yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. Pengalaman perusahaan dalam menjalankan sejumlah penugasan pangan nasional juga menjadi salah satu faktor pendukung distribusi bantuan kepada masyarakat.

Dengan dukungan sumber daya tersebut, Bulog memastikan beras yang disalurkan dapat dipersiapkan dengan kualitas yang tetap terjaga serta didistribusikan secara efektif kepada masyarakat yang menjadi sasaran program.

Rizal menegaskan Bulog sebagai perusahaan pangan milik negara akan menjalankan penugasan pemerintah dengan mengutamakan profesionalitas, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran.

Menurutnya, pengelolaan stok pangan yang berada dalam penguasaan negara harus memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

“Bulog akan terus hadir di garda terdepan mendukung kebijakan pangan pemerintah dan memastikan pangan tersedia serta menjangkau masyarakat di seluruh penjuru Indonesia,” kata Rizal.

Bantuan Beras Dilanjutkan Oktober-Desember Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Ratas yang dipimpin Presiden Prabowo turut membahas kesiapan pemerintah menghadapi potensi El Nino serta sejumlah program bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat.

“Salah satu program yang mendapat arahan Presiden untuk diteruskan adalah bantuan pangan beras. Arahan Bapak Presiden itu (bantuan beras) dilanjutkan di bulan-bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember,” kata Airlangga.

Program bantuan pangan beras sebelumnya menyasar sekitar 33,2 juta keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Setiap keluarga penerima memperoleh bantuan sebanyak 10 kilogram beras setiap bulan.

“Untuk periode sebelumnya hingga September 2026, penyaluran dilakukan secara rapel sehingga penerima memperoleh total 30 kilogram beras,” ujar Airlangga.

Lan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh