majalahsuaraforum.com – Timnas voli putri Indonesia harus menerima kekalahan perdana di AVC Women’s Continental 2026. Menghadapi Thailand pada pertandingan kedua Pul B di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Senin (24/8/2026), Garuda Pertiwi menyerah tiga set langsung.
Indonesia kalah dengan skor 16-25, 18-25, dan 15-25. Hasil tersebut membuat skuad Merah Putih mengoleksi satu kemenangan dan satu kekalahan dari dua pertandingan yang telah dijalani di turnamen tersebut.
Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Luciana Taroreh mengakui Thailand tampil dengan kualitas yang sesuai dengan statusnya sebagai salah satu tim yang memiliki level dan peringkat lebih tinggi di Asia. Meski gagal meraih kemenangan, laga tersebut dinilai memberikan pengalaman berharga bagi para pemain Indonesia.
“Thailand menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang memang berada di level dan peringkat yang lebih tinggi di Asia, sehingga pertandingan ini menjadi ujian yang sangat baik bagi tim kami,” kata Luciana.
Luciana menyebut tim Indonesia tetap menunjukkan perkembangan selama pertandingan. Salah satu aspek positif yang terlihat adalah jumlah kesalahan sendiri yang mengalami penurunan dibandingkan laga sebelumnya.
“Meski belum berhasil meraih kemenangan, kami melihat perkembangan positif dari tim Indonesia. Salah satu catatan penting adalah berkurangnya jumlah kesalahan sendiri dibanding pertandingan sebelumnya,” ujarnya.
Para pemain Indonesia juga dinilai telah berusaha memberikan perlawanan melalui permainan bertahan maupun serangan. Mereka mencoba mempertahankan intensitas permainan meskipun terus mendapatkan tekanan dari Thailand.
“Mereka tidak menyerah dan terus berupaya menjalankan strategi yang telah dipersiapkan. Tentu masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan peluang,” kata Luciana.
Menurut Luciana, pertandingan melawan Thailand dapat menjadi bahan evaluasi penting bagi tim sebelum melanjutkan perjuangan di fase grup. Ia berharap kekurangan yang terlihat dalam pertandingan tersebut dapat segera diperbaiki saat menghadapi Australia.
“Evaluasi akan terus dilakukan agar tim dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya melawan Australia dan terus berkembang menuju target yang telah ditetapkan di AVC Continental 2026,” ujarnya.
Indonesia Sebelumnya Tampil Meyakinkan Sebelum bertemu Thailand, tim yang ditangani Marcos Sugiyama mengawali AVC Women’s Continental 2026 dengan hasil positif. Indonesia berhasil mengalahkan Kazakstan dengan skor 3-0 pada Sabtu (22/8/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia menang melalui tiga set dengan skor 25-22, 25-22, dan 25-23. Kemenangan itu menjadi modal positif bagi Garuda Pertiwi sebelum menghadapi Thailand.
Saat berhadapan dengan Thailand, Indonesia menurunkan sejumlah pemain andalan, di antaranya Chelsa Berliana, Arneta Putri, Miradanti Namira, Arsela Nuari Purnama, Medi Yoku, dan Ersandrina Devega.
Namun, Thailand mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal. Tim Indonesia kesulitan mendapatkan ruang untuk mengembangkan permainan karena lawan tampil konsisten dalam memberikan tekanan.
Pada set pertama, Thailand langsung mengambil kendali permainan. Indonesia sempat berusaha menjaga jarak perolehan angka, tetapi tekanan Thailand membuat Garuda Pertiwi tertinggal hingga akhirnya kalah 16-25.
Memasuki set kedua, Indonesia tampil lebih kompetitif. Namun, Thailand tetap mampu mempertahankan keunggulan dan menjaga konsistensi permainan. Indonesia akhirnya kembali kehilangan set tersebut dengan skor 18-25.
Thailand semakin mendominasi pada set ketiga. Indonesia kesulitan melepaskan diri dari tekanan lawan dan kembali tertinggal dalam perolehan angka. Set ketiga akhirnya ditutup dengan skor 25-15 untuk Thailand.
Kemenangan tersebut memastikan Thailand mengamankan pertandingan dengan skor 3-0 sekaligus menghentikan tren positif Indonesia setelah sebelumnya tampil solid saat menaklukkan Kazakstan.
Hadapi Australia Indonesia masih memiliki satu pertandingan fase grup yang akan menjadi kesempatan untuk memperbaiki hasil. Garuda Pertiwi dijadwalkan menghadapi Australia pada laga terakhir Pul B, Rabu (26/8/2026).
Pertandingan tersebut penting bagi Indonesia untuk kembali memburu kemenangan sekaligus menjaga peluang melanjutkan kiprah ke tahap berikutnya pada AVC Women’s Continental 2026.
Turnamen AVC Women’s Continental 2026 sendiri berlangsung di Tianjin, China, pada 21-30 Agustus 2026. Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan laga terakhir fase grup untuk menunjukkan perkembangan setelah mendapatkan pengalaman menghadapi salah satu tim kuat Asia, Thailand.
Jay.











