majalahsuaraforum.com-Pemerintah langsung mengambil langkah darurat setelah gempa bumi mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat untuk menangani dampak bencana serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak segera terpenuhi.
Perintah tersebut disampaikan sejak Sabtu pagi. Pemerintah pusat juga mengerahkan sejumlah pejabat untuk turun langsung ke wilayah terdampak, khususnya Labuan Bajo dan Maumere.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan langkah tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo untuk mempercepat penanganan di lapangan.
“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Presiden Prabowo juga telah menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere hari ini,” kata Teddy dalam keterangan tertulis, Sabtu.
Sejumlah Pejabat Dikirim ke Lokasi
Sejumlah pejabat pemerintah pusat ditugaskan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan memastikan proses penanganan bencana berjalan dengan baik.
Pejabat yang dikerahkan terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Wakil Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Sosial.
Kehadiran para pejabat tersebut diharapkan dapat mempercepat koordinasi antarlembaga, terutama dalam proses evakuasi, pencarian dan pertolongan, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pemulihan fasilitas yang terdampak gempa.
Tidak hanya kementerian dan lembaga pemerintah, sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) juga dilibatkan dalam penanganan pascabencana.
Perusahaan seperti PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog dikerahkan untuk membantu memulihkan layanan dasar sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat di daerah terdampak.
Puluhan Ribu Paket Sembako Dikirim ke Maumere
Pemerintah juga mengirimkan bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak gempa. Sebanyak 50.000 paket sembako yang berasal dari Bantuan Presiden (Banpres) telah diberangkatkan menuju Maumere.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama proses penanganan keadaan darurat berlangsung.
“Selain itu telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” ujar Teddy.
Pemerintah memastikan koordinasi penanganan bencana akan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai kementerian, lembaga, serta unsur terkait di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan agar proses penanganan dapat berlangsung secara cepat, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.
“Pemerintah terus bergerak cepat menangani saudara-saudara kita di NTT,” katanya.(red)











