majalahsuaraforum.com – Tim Nasional Brasil gagal meraih kemenangan pada pertandingan pertama mereka di Grup C Piala Dunia 2026 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Maroko. Pertandingan yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) dini hari itu berlangsung sengit sejak menit awal.
Skuad yang diasuh Carlo Ancelotti sempat berada dalam posisi tertinggal setelah Maroko membuka keunggulan lebih dulu melalui Ismael Saibari pada menit ke-21. Namun Brasil berhasil menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian lewat aksi Vinicius Junior.
Maroko Tampil Menekan Sejak Awal Sejak peluit awal dibunyikan, Maroko langsung memperlihatkan permainan agresif. Tim berjuluk Singa Atlas tersebut mengandalkan kecepatan Brahim Diaz dan Bilal El Khannouss untuk membongkar pertahanan Brasil dari kedua sisi lapangan.
Peluang pertama tercipta pada menit keenam saat Neil El Aynaoui menerima umpan dari Noussair Mazraoui dan melepaskan tendangan ke arah gawang. Namun upaya tersebut masih mampu digagalkan oleh Bruno Guimaraes.
Brasil mencoba memberikan respons melalui Igor Thiago. Penyerang itu berhasil menyambut umpan Vinicius Junior dengan sundulan setelah lolos dari pengawalan lawan. Akan tetapi bola masih melenceng dari sasaran.
Kesalahan Brasil Berujung Gol Maroko Maroko akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-21. Gol bermula dari hilangnya penguasaan bola Lucas Paqueta di lini tengah. Situasi tersebut dimanfaatkan Maroko untuk melancarkan serangan balik cepat.
Brahim Diaz kemudian mengirimkan umpan matang kepada Ismael Saibari yang berhasil lolos dari penjagaan Gabriel Magalhaes dan Marquinhos. Berhadapan langsung dengan Alisson Becker, Saibari dengan tenang menaklukkan sang penjaga gawang dan membawa Maroko unggul 1-0.
Setelah mencetak gol, Maroko tidak mengendurkan tekanan. Mereka terus menyerang dan membuat Brasil kesulitan mengembangkan permainan.
Vinicius Menyelamatkan Brasil Tekanan yang terus diberikan Brasil akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31. Vinicius Junior berhasil lolos dari jebakan offside sebelum menusuk ke area pertahanan lawan dari sisi kanan.
Pemain Real Madrid tersebut kemudian melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dihentikan Yassine Bounou. Skor berubah menjadi 1-1.
Menjelang turun minum, Brasil hampir membalikkan keadaan. Namun peluang yang didapat gagal dikonversi menjadi gol setelah berhasil diamankan oleh Bounou. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang.
Dominasi Brasil Tak Berbuah Kemenangan Memasuki babak kedua, Carlo Ancelotti melakukan perubahan dengan memasukkan Fabinho dan Danilo untuk menggantikan Casemiro serta Roger Ibanez.
Brasil tampil lebih dominan setelah jeda. Peluang emas tercipta pada menit ke-53 melalui Igor Thiago yang menerima lemparan ke dalam cepat dari Vinicius Junior. Namun tembakannya masih mampu ditepis oleh Bounou.
Sepanjang babak kedua, Brasil terus menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang. Meski demikian, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol tambahan.
Pada menit-menit akhir pertandingan, Raphinha nyaris membawa Brasil unggul setelah menerima umpan tarik dari Vinicius. Namun tendangannya kembali dapat digagalkan oleh Bounou yang tampil gemilang di bawah mistar Maroko.
Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1.
Susunan Pemain
Brasil (4-2-3-1)
Alisson Becker; Roger Ibanez, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas Santos; Casemiro, Bruno Guimaraes; Lucas Paqueta, Raphinha, Vinicius Junior; Igor Thiago.
Pelatih: Carlo Ancelotti.
Maroko (4-2-3-1)
Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Issa Diop, Chadi Riad, Noussair Mazraoui; Ayyoub Boudani, Neil El Aynaoui; Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, Bilal El Khannouss; Ismael Saibari.
Pelatih: Mohamed Ouahbi.
Jay.











