Home / Hiburan / Mathias Muchus Soroti Kemajuan Perfilman Indonesia, Sebut Penonton Semakin Mengapresiasi Karya Lokal

Mathias Muchus Soroti Kemajuan Perfilman Indonesia, Sebut Penonton Semakin Mengapresiasi Karya Lokal

majalahsuaraforum.com – Aktor senior Mathias Muchus mengungkapkan pandangannya mengenai perkembangan dunia perfilman Indonesia yang dinilainya mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu perubahan yang paling menonjol, menurutnya, adalah meningkatnya perhatian dan antusiasme masyarakat terhadap film karya anak bangsa.

Saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (27/4/2026), Mathias menilai bahwa peningkatan minat penonton menjadi tanda positif bagi pertumbuhan industri film nasional.

“Perubahannya paling signifikan, atensi masyarakat penonton kita itu meningkat,” ujarnya saat berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (30/4/2026).

Menurutnya, antusiasme tersebut tercermin dari capaian jumlah penonton beberapa film Indonesia yang berhasil menembus angka fantastis. Ia menyebut pencapaian itu sebagai sesuatu yang sebelumnya sulit dibayangkan.

“Ya dengan misalnya contohnya film yang kemarin ada yang sampai ditonton 11 juta. Itu kan di luar nalar sebetulnya bisa sampai 11 juta gitu ya,” tuturnya.

Mathias menilai, besarnya jumlah penonton tersebut menunjukkan adanya perubahan pola pikir masyarakat terhadap film lokal. Jika sebelumnya karya dalam negeri sering dipandang sebelah mata, kini masyarakat justru menunjukkan rasa memiliki dan kebanggaan yang lebih besar.

Ia melihat kondisi ini sebagai pertanda bahwa penonton Indonesia mulai memberikan tempat khusus bagi produk perfilman nasional.

“Jadi menurut saya itu, penonton Indonesia itu udah mulai sayang sama produk lokal,” katanya.

Melihat perubahan tersebut, aktor senior berusia 69 tahun itu mengingatkan para pelaku industri film untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menghasilkan karya yang berkualitas dan menghormati penonton.

“Makanya jangan main-main, karena udah disayangin sama masyarakat luas, dan jaga rasa sayang masyarakat itu dengan membuat film yang bertanggung jawab, tidak melecehkan, dan tidak asal-asalan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pria kelahiran Pagar Alam itu juga menyoroti fungsi film sebagai media hiburan yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, film bukan sekadar tontonan, tetapi juga menjadi sarana penyegar dan penyeimbang dari rutinitas sehari-hari.

Ia menilai film mampu memberikan ruang bagi penonton untuk melepas penat sekaligus mendapatkan pengalaman emosional yang bermakna.

“Yang bener-bener buat penyegar, buat penyeimbang. Film itu kan buat penyeimbang buat yang menonton gitu lho ya,” ucapnya.

Pernyataan Mathias Muchus tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa industri perfilman Indonesia tengah berada dalam fase pertumbuhan yang menjanjikan, didukung oleh semakin kuatnya dukungan masyarakat terhadap karya-karya lokal. Dengan meningkatnya apresiasi penonton, para sineas diharapkan terus menghadirkan film berkualitas yang mampu menjaga rasa cinta masyarakat terhadap produk dalam negeri.

Aan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh