Home / Nasional / Ahmad Muzani Resmi Buka Kontes Sapi APPSI di Wonosobo, Dorong Kesejahteraan Peternak dan Ketahanan Pangan Nasional

Ahmad Muzani Resmi Buka Kontes Sapi APPSI di Wonosobo, Dorong Kesejahteraan Peternak dan Ketahanan Pangan Nasional

majalahsuaraforum.com – Ketua MPR RI Ahmad Muzani secara resmi membuka Piala Ketua MPR RI Kontes Sapi APPSI (Asosiasi Peternak Penggemuk Sapi Indonesia) yang digelar di Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menegaskan bahwa kesejahteraan para peternak sapi menjadi salah satu indikator penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus penguatan ketahanan pangan Indonesia.

Menurutnya, penyelenggaraan kontes yang berlangsung berdekatan dengan momentum Idul Adha ini menjadi peluang besar bagi para peternak untuk meningkatkan pendapatan serta memperluas pasar penjualan ternak.

Ia menyebut momen tersebut sebagai “jackpot” bagi para peternak, karena selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang edukasi dan pertukaran pengalaman antarpeternak.

“Kontes ini adalah cara kami memberi gairah dan semangat bagi para peternak. Jika pendapatan peternak bagus dan mereka sejahtera, insyaallah Indonesia makmur. Ini tandanya ekonomi bergerak dan daya beli masyarakat tumbuh baik,” ujar Muzani.

Selain kompetisi, acara tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum pembelajaran mengenai teknik penggemukan sapi, peningkatan bobot harian ternak, serta penanganan berbagai penyakit ternak seperti penyakit mulut dan kuku (PMK), LSD, hingga penyakit gondok pada hewan.

Muzani juga menyoroti besarnya potensi Kabupaten Wonosobo sebagai salah satu sentra peternakan nasional, khususnya untuk sektor sapi perah.

Ia menjelaskan bahwa produksi susu nasional saat ini baru mampu memenuhi sekitar 23–25 persen dari total kebutuhan nasional. Dengan demikian, masih terdapat peluang pasar sekitar 75 persen yang harus diisi oleh produksi lokal.

Menurutnya, kondisi ini menjadi peluang besar bagi para peternak di daerah untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Lebih lanjut, ia menyinggung dampak positif dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai akan meningkatkan kebutuhan susu segar, telur, daging, serta hasil pertanian seperti sayuran.

Ia menyebut program tersebut telah membawa manfaat nyata bagi masyarakat Wonosobo, khususnya para petani sayur, di mana permintaan pasar meningkat signifikan bahkan sebelum masa panen.

“Kami berharap Wonosobo dengan iklim yang sejuk bisa menjadi sentra pemenuhan gizi nasional, khususnya susu segar. MBG adalah berkah bagi petani sayur, telur, dan daging. Kita ingin seluruh rakyat Indonesia sehat dan terpenuhi kebutuhan gizinya,” tambahnya.

Dukungan pemerintah terhadap sektor peternakan juga terlihat dari kehadiran perwakilan Kementerian Pertanian dalam acara tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peternak, Kementerian Pertanian memberikan hadiah berupa lima ekor sapi dengan bobot masing-masing di atas satu ton kepada para peserta terpilih.

Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah umrah bagi lima peserta yang beruntung, yang semakin menambah antusiasme peserta kontes.

Menutup sambutannya, Muzani turut mengapresiasi sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat, seperti penurunan Ongkos Naik Haji (ONH) selama dua tahun berturut-turut serta pemberian diskon pupuk hingga 20 persen di tengah situasi global yang penuh tantangan.

“Meskipun kondisi dunia sedang tidak menentu akibat konflik global, pemerintah tetap berkomitmen menjaga agar harga pupuk tetap terjangkau bagi petani. Mari kita jaga persatuan dan kerukunan agar pembangunan ini terus berlanjut,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sektor peternakan nasional semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu pilar penting dalam menopang perekonomian serta kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh