Foto. Ist
majalahsuaraforum.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat berencana memperluas pembentukan satuan teritorial dan tempur di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari strategi besar penguatan pertahanan nasional hingga tingkat kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari desain besar pembentukan kekuatan yang terstruktur dan menyeluruh.
“Konsep pembangunan ini merupakan bagian dari desain besar pembentukan kekuatan di tingkat kabupaten atau kota, dengan rencana sekitar 750 satuan yang terdiri dari 593 Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) serta 157 satuan bantuan tempur dan bantuan administrasi,” ujar Donny di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, pembentukan satuan baru ini tidak hanya ditujukan untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat peran TNI dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga stabilitas masyarakat.
Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) nantinya akan memiliki tugas yang lebih luas, termasuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peran tersebut mencakup pengelolaan lahan pertanian, pengembangan peternakan untuk mendukung ketahanan pangan, penyediaan fasilitas kesehatan, pembangunan infrastruktur desa, hingga penanganan pascabencana alam.
Selain itu, satuan bantuan tempur dan administrasi juga akan diperkuat untuk menunjang pengamanan wilayah sekaligus mendukung kelancaran sistem operasional pasukan di lapangan.
Donny menyebutkan bahwa saat ini TNI AD telah memiliki 155 YTP yang tersebar di seluruh Indonesia. Satuan-satuan tersebut berada di bawah koordinasi 30 Brigade Teritorial Pembangunan (BTP).
Dalam rangka mengejar target pembangunan hingga 2026, TNI AD saat ini terus melakukan berbagai langkah percepatan, salah satunya melalui penyiapan lahan dan sarana pendukung.
“TNI AD secara bertahap sedang menyiapkan lahan dan sarana pendukung pembangunan YTP sehingga proses pengembangannya dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Ia optimistis seluruh jajaran TNI AD dapat bersinergi untuk menuntaskan target pembentukan satuan baru tersebut sesuai rencana. Program ini diharapkan mampu memperkuat fungsi pertahanan sekaligus meningkatkan kontribusi TNI terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Dengan adanya penambahan satuan teritorial dan tempur ini, TNI AD menargetkan terciptanya sistem pertahanan yang lebih merata, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Hil.











