majalahsuaraforum.com – Perusahaan Umum Perum Bulog memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional berada dalam kondisi aman meskipun situasi geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, sedang memanas.
Direktur Operasi Bulog, Andi Afdal, menyatakan pihaknya terus mengelola cadangan beras secara optimal guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di dalam negeri.
“Stok beras yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan cukup untuk menjaga ketersediaan pangan nasional,” ujar Andi Afdal dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).
Stok Beras Bulog Capai 3,7 Juta Ton Saat ini Bulog mengelola sekitar 3,7 juta ton beras yang siap digunakan untuk berbagai program intervensi pemerintah. Cadangan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan pasokan beras di pasar tetap terjaga.
Selain itu, Bulog terus memperkuat pengelolaan cadangan beras melalui berbagai langkah, antara lain:
Meningkatkan penyerapan produksi beras dari petani dalam negeri, Mengatur distribusi beras secara terencana, Menjaga ketersediaan cadangan beras pemerintah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketahanan pangan nasional tetap stabil meskipun terjadi dinamika global, termasuk konflik antara Iran, Israel, dan sekutunya Amerika Serikat.
Cadangan Pangan Nasional Diperkirakan Cukup 324 Hari Sementara itu, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa cadangan pangan nasional saat ini berada dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
Menurut Amran, setelah dilakukan perhitungan dengan mempertimbangkan kondisi geopolitik global yang memanas, cadangan pangan nasional diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 324 hari ke depan.
“Setelah kami menghitung kekuatan cadangan pangan nasional dengan mempertimbangkan kondisi geopolitik global yang memanas, alhamdulillah cadangan pangan kita saat ini tersedia hingga 324 hari ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena ketersediaan pangan kita cukup dan terus kami perkuat,” kata Amran.
Sumber Cadangan Pangan Nasional Perhitungan cadangan pangan tersebut berasal dari beberapa sumber utama, yaitu:
Stok beras Bulog: sekitar 3,7 juta ton, Cadangan sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka): lebih dari 12 juta ton, Potensi standing crop di lahan pertanian: sekitar 10–11 juta ton Dengan kombinasi berbagai sumber tersebut, pemerintah optimistis pasokan pangan nasional akan tetap terjaga meskipun dunia menghadapi berbagai tantangan global.
Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk Bulog, juga terus melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan ketahanan pangan Indonesia tetap kuat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Lan.











