Home / Nasional / BMKG Siagakan Peringatan Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Berpotensi Melanda Jawa dan Sekitarnya

BMKG Siagakan Peringatan Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Berpotensi Melanda Jawa dan Sekitarnya

majalahsuaraforum.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Indonesia dalam waktu dekat.

BMKG menetapkan status siaga terhadap dampak hujan dengan intensitas tinggi yang diprakirakan terjadi di mayoritas wilayah Pulau Jawa, serta Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) setidaknya selama 24 jam ke depan. Kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak cuaca ekstrem yang berkaitan dengan bencana hidrometeorologi.

BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dapat memicu kejadian seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta angin puting beliung di sejumlah daerah rawan.

Prakirawan cuaca BMKG Afif Setiawan, dalam siaran daring yang diikuti di Jakarta pada Rabu (28/1/2026), memaparkan sebaran prakiraan cuaca di berbagai wilayah Indonesia. Ia menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas ringan diprakirakan mengguyur sejumlah kota besar di Tanah Air.

Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan ringan antara lain Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Tanjung Selor, Denpasar, Mamuju, Kendari, Ambon, Jayawijaya, dan Merauke.

Sementara itu, kondisi berawan tebal hingga berkabut diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Palembang, Pontianak, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, dan Nabire.

BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur wilayah Serang, Jakarta, Surabaya, Mataram, dan Makassar. Adapun hujan yang disertai petir diperkirakan terjadi di Samarinda, Banjarmasin, Padang, dan Kupang.

Menurut BMKG, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer. Berdasarkan hasil pemantauan meteorologi, terdapat sirkulasi siklonik yang terpantau dari Samudera Hindia barat Sumatera hingga Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya.

Fenomena tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung, turut berkontribusi terhadap peningkatan potensi hujan di berbagai wilayah Indonesia dalam periode prakiraan ini.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh