majalahsuaraforum.com – Suasana duka menyelimuti Bandara Internasional Charlotte Douglas setelah sesosok mayat ditemukan di ruang roda pendaratan pesawat American Airlines. Jenazah tersebut diyakini merupakan penumpang gelap yang berusaha menempuh perjalanan udara dari Eropa dengan cara bersembunyi di bagian roda pesawat.
Penemuan mengejutkan itu terjadi pada Minggu pagi (28/9) waktu setempat, ketika pesawat sedang menjalani proses perawatan rutin. Seperti dilaporkan Associated Press pada Selasa (30/9/2025), jenazah pertama kali ditemukan oleh petugas perawatan pesawat.
Departemen Kepolisian Charlotte-Mecklenburg menyatakan dalam keterangan resminya bahwa kasus tersebut kini tengah diselidiki secara intensif.
Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi yang diberikan pihak kepolisian maupun pihak maskapai mengenai identitas korban, kewarganegaraannya, ataupun penyebab pasti kematian. Asal penerbangan pesawat tersebut juga masih belum dipublikasikan.
Pihak Otoritas Bandara Internasional Charlotte Douglas menyampaikan keprihatinan mendalam atas temuan tersebut. Mereka menegaskan komitmen untuk bekerja sama penuh dalam mendukung jalannya penyelidikan.
Sementara itu, maskapai American Airlines turut memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini. “Kami bekerja sama dengan otoritas terkait dalam penyelidikan ini. Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan menghubungi pihak kepolisian,” demikian bunyi pernyataan pihak American Airlines.
Para pakar penerbangan menilai bahwa peluang bertahan hidup penumpang gelap di dalam kompartemen roda pesawat sangat kecil. Kondisi ekstrem, seperti suhu yang sangat dingin serta kekurangan oksigen pada ketinggian jelajah, membuat sekitar tiga perempat penumpang gelap tidak mampu bertahan hidup dalam situasi tersebut.
Red.











