majalahsuaraforum.com – 13 September 2025 Artis sekaligus politisi Eko Hendro Purnomo atau yang akrab dikenal dengan nama Eko Patrio, angkat bicara usai dirinya dinonaktifkan dari keanggotaan DPR oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Eko menegaskan bahwa dirinya tidak ingin larut dalam polemik politik dan lebih memilih untuk menyerahkan sepenuhnya urusan tersebut kepada partainya.
“Saya sudah serahkan urusan itu ke partai saja. Saya sudah enggak ngurusin itu, karena saya sudah serahkan semuanya baik untuk urusan anggota dewan atau sebagainya kepada ketua umum PAN Pak Zulkifli Hasan,” ungkap Eko saat diwawancarai melalui kanal YouTube, Sabtu (13/9/2025).
Tidak Pusing dengan Status Politik Mantan komedian yang kini terjun ke dunia politik ini mengaku belum memikirkan langkah politiknya ke depan setelah statusnya dicabut. Eko menilai, ada hal yang jauh lebih penting daripada sekadar posisi di parlemen, yakni kebersamaan dengan keluarganya.
“Pokoknya urusan itu saya serahkan ke partai saja, karena sekarang saya ingin lebih dekat dengan keluarga dan ingin memperbaiki psikologis anak-anak serta istri saya. Itu yang lebih penting sekarang buat saya,” tegasnya.
Ketika dimintai keterangan mengenai perasaannya setelah dinonaktifkan, Eko enggan menjawab secara detail dan lebih memilih menekankan bahwa dirinya kini sedang ingin memperbaiki diri.
“Aduh sudahlah itu, intinya saya sekarang mau lebih dekat dengan keluarga, belajar lagi memperbaiki diri dan merefleksikan diri agar jadi lebih baik,” ucapnya singkat.
Langkah Tegas Partai Amanat Nasional Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mengumumkan penonaktifan Eko Patrio bersama rekannya sesama artis-politisi, Uya Kuya, dari Fraksi PAN DPR. Keputusan ini berlaku mulai Senin (1/9/2025) sebagaimana disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi.
Penonaktifan keduanya merupakan buntut dari kritik keras masyarakat terhadap kiprah mereka sebagai anggota legislatif. Imbasnya, gaji dan tunjangan sebagai anggota DPR turut dihentikan setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat Jenderal DPR.
Dengan keputusan ini, Eko kini lebih memilih menarik diri dari hiruk pikuk politik dan menaruh perhatian penuh pada keluarga kecilnya.
Aan.











