majalahsuaraforum.com -– Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan kesiapannya untuk mendukung evaluasi terhadap berbagai tunjangan dan fasilitas yang melekat pada anggota DPR. Langkah ini dianggap sebagai bagian penting dalam proses perbaikan serta memastikan fungsi legislasi berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Fraksi PAN DPR, Putri Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak evaluasi tersebut. Ia menilai, peninjauan kembali fasilitas dan tunjangan yang diterima anggota dewan merupakan bagian dari komitmen untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
> “Fraksi PAN memandang evaluasi sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. Kami siap mengikuti setiap prosesnya, selama dilakukan secara transparan dan sesuai dengan prinsip kepatutan,” ujar Putri Zulkifli Hasan, Sabtu (30/8/2025).
Kesederhanaan Sebagai Sikap Politik
Putri juga mengingatkan seluruh anggota fraksi PAN agar selalu mengedepankan kesederhanaan. Menurutnya, gaya hidup sederhana bukan hanya simbol, melainkan wujud kesadaran bahwa setiap fasilitas dan amanah yang diperoleh anggota DPR sejatinya merupakan titipan dari rakyat.
> “Kesederhanaan bukan hanya soal gaya hidup, tetapi mencerminkan kesadaran bahwa setiap fasilitas dan amanah yang diterima adalah titipan rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa evaluasi tunjangan sejalan dengan upaya memperkuat tanggung jawab anggota DPR dalam menjalankan tugas legislasi, pengawasan, maupun fungsi anggaran.
Komitmen untuk Melayani Rakyat
Lebih jauh, Putri menekankan bahwa tujuan utama dari evaluasi ini adalah untuk memastikan DPR benar-benar bekerja demi kepentingan rakyat.
> “Yang terpenting, DPR terus menunjukkan komitmen melayani rakyat dengan penuh tanggung jawab. Evaluasi ini kami pandang sebagai langkah untuk memastikan kinerja legislatif semakin efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Putri.
Respons terhadap Sorotan Publik
Pernyataan Fraksi PAN ini muncul di tengah meningkatnya kritik publik terhadap besarnya alokasi anggaran DPR, termasuk tunjangan dan fasilitas yang dinilai tidak sebanding dengan kinerja. Dengan mendukung evaluasi, PAN berupaya menegaskan sikap terbuka dan akuntabel, sekaligus menjawab tuntutan masyarakat yang menginginkan adanya pembenahan di tubuh parlemen.
Pen. Lan.











