Majalahsuaraforum.com –– Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengaku masih membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan pada laga perdananya di Kejuaraan Dunia BWF 2025, meski berhasil menang meyakinkan atas wakil Jerman, Matthias Kicklitz.
Bertanding di Adidas Arena, Paris, Selasa (26/8), Jonatan menutup pertandingan dengan skor 21-15, 21-5 dan memastikan langkah ke babak 32 besar.
Jojo—sapaan akrabnya—mengatakan perbedaan karakter shuttlecock membuatnya harus beradaptasi sejak awal gim.
“Hari ini agak berbeda dari latihan, terutama shuttlecock-nya. Saat latihan berat sekali, tapi hari ini justru laju. Jadi saya masih mencari-cari feeling pukulan di awal,” kata Jonatan dalam keterangan resmi PBSI.
Peraih emas Asian Games 2018 itu menegaskan pentingnya menjaga fokus, baik dari sisi teknis maupun nonteknis, untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat. Ia juga menilai atmosfer kejuaraan dunia berbeda dibanding Olimpiade Paris 2024 meski sama-sama berlangsung di arena yang sama.
“Kalau di Olimpiade, pencahayaan terang sekali hingga kelihatan penonton di atas. Kalau sekarang lebih gelap, seperti pertandingan BWF pada umumnya,” ujarnya.
Pada babak kedua, Jonatan akan menghadapi pemenang laga antara Koki Watanabe (Jepang) dan Ade Resky Dwicahyo (Azerbaijan).
Pen. Jay.











