Majalahsuaraforum.com – Pemerintah Arab Saudi akan membeli produk makanan siap saji dari Indonesia senilai 12 juta dolar AS atau sekitar Rp268,29 miliar untuk kebutuhan konsumsi jamaah haji.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya peningkatan ekspor Indonesia. “Segala upaya untuk meningkatkan ekspor terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk mendorong UMKM agar bisa menjadi eksportir,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/8).
Kesepakatan dagang itu difasilitasi Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Halalan Thayyiban Indonesia dan 4J Company Limited di Jeddah, pada Sabtu (23/8).
Produk makanan siap saji Indonesia yang berkualitas tinggi dan halal akan dipasok untuk kebutuhan jamaah haji, di mana 4J Company Limited mendapat mandat sebagai penyedia konsumsi.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menegaskan kerja sama ini bukan hanya untuk mendukung pemenuhan konsumsi jamaah, tetapi juga untuk memperluas ekspor Indonesia ke Arab Saudi.
“Kerja sama tersebut menjadi pengerek dalam peningkatan ekspor Indonesia ke Saudi Arabia. Berbagai peluang tengah dijajaki agar produk-produk selain makanan dan minuman juga bisa masuk ke pasar Arab Saudi,” kata Fajarini.
Data Kemendag mencatat, nilai ekspor Indonesia ke Arab Saudi periode Januari–Juni 2025 mencapai 1,70 miliar dolar AS, naik 49,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (1,14 miliar dolar AS). Dari jumlah itu, ekspor produk makanan olahan tercatat sebesar 134 juta dolar AS, tumbuh 4,03 persen dibandingkan tahun lalu.
Pen. Lan.











