majalahsuaraforum.com | Berita – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Marwan Dasopang menerima aspirasi para guru, penyuluh agama dan staf administrasi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) Sumatera Utara.
“Saya terima aspirasi para guru, penyuluh agama dan staf administrasi PPPK Sumatera Utara (Sumut) yang tidak sesuai penempatan tugas dengan lokasi pendaftaran, yang bisa menghambat kinerja para guru,” ujar Marwan Dasopang.
Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang meminta kepada Kementerian Agama untuk mengevaluasi dan menata ulang penempatan para guru, penyuluh agama dan administrasi PPPK.
“Terkait penempatan tugas para guru, penyuluh agama dan administrasi PPPK, sebaiknya Kementerian Agama mengevaluasi penempatan untuk meningkatkan kinerja para guru tersebut,” papar Marwan Dasopang.
“Saya minta para guru honorer bersabar, karena prosesnya berada di Kemenag beserta enam Kementerian dan Lembaga. Saya akan berusaha memperjuangkan guru honorer Kemenag agar masuk dalam formasi PPPK” kata Marwan Dasopang.
Menurut Marwan Dasopang, formasi PPPK bagi guru agama honorer telah dibahas bersama tim dari enam Kementerian dan Lembaga (K/L) yakni Kemenag, Kemendikbud, Kemendagri, Kemen PAN-RB, Kemenkeu, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurut Marwan Dasopang, guru honorer baik di sekolah negeri maupun swasta dan di bawah naungan Kemendikbud maupun Kemenag, memiliki tugas dan peran yang sama dalam berjuang mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sehingga berbagai hal teknis seperti persyaratan dan mekanisme pendaftaran PPPK sudah seharusnya tidak dibeda-bedakan.( Hilda)











