Home / Olahraga / 3 Srikandi Bulu Tangkis Indonesia yang Raih Emas Olimpiade tetapi Belum Pernah Juara Asian Games

3 Srikandi Bulu Tangkis Indonesia yang Raih Emas Olimpiade tetapi Belum Pernah Juara Asian Games

Foto. Ist

majalahsuaraforum.com — Indonesia memiliki sejumlah pebulu tangkis putri yang berhasil mencapai prestasi tertinggi dengan meraih medali emas Olimpiade. Namun, kesuksesan tersebut ternyata tidak selalu berlanjut ketika mereka tampil di ajang Asian Games.

Setidaknya ada tiga pebulu tangkis putri Indonesia yang pernah mempersembahkan medali emas Olimpiade, tetapi belum berhasil meraih emas di Asian Games. Mereka adalah Susy Susanti, Liliyana Natsir, dan Apriyani Rahayu.

Ketiganya memiliki catatan karier yang luar biasa di tingkat dunia. Meski demikian, Asian Games menjadi salah satu ajang yang belum berhasil mereka taklukkan hingga meraih medali emas.

Berikut tiga pebulu tangkis putri Indonesia peraih emas Olimpiade yang belum pernah menjadi juara Asian Games:

1. Susy Susanti

Susy Susanti merupakan salah satu legenda terbesar tunggal putri Indonesia. Ia mencatat sejarah dengan merebut medali emas Olimpiade Barcelona 1992.

Sepanjang kariernya, Susy juga berhasil mengoleksi berbagai gelar bergengsi, termasuk All England, Kejuaraan Dunia, serta Piala Uber.

Namun, di tengah deretan prestasi tersebut, Asian Games menjadi salah satu panggung yang belum berhasil ditaklukkan Susy. Pencapaian terbaiknya di ajang tersebut hanya berupa medali perak pada nomor beregu dan medali perunggu di sektor perorangan.

Legenda yang dikenal sebagai Ratu Bulu Tangkis Dunia itu pun tidak pernah merasakan berdiri di podium tertinggi Asian Games.

2. Liliyana Natsir

Liliyana Natsir juga masuk dalam daftar pebulu tangkis putri Indonesia yang sukses menjadi juara Olimpiade, tetapi belum mampu mendapatkan emas Asian Games.

Liliyana merupakan salah satu pemain paling sukses dalam sejarah bulu tangkis Indonesia. Bersama Tontowi Ahmad, ia berhasil memenangkan medali emas Olimpiade Rio 2016.

Selain prestasi tersebut, Liliyana juga memiliki koleksi empat gelar juara dunia yang diraih pada 2005, 2007, 2013, dan 2017.

Meski demikian, medali emas Asian Games menjadi salah satu gelar yang belum pernah diraihnya. Liliyana dua kali tampil di partai final Asian Games, yakni pada edisi 2014 di Incheon dan 2018 di Jakarta-Palembang.

Dalam dua kesempatan tersebut, perjuangannya bersama Tontowi Ahmad belum berujung pada emas. Mereka hanya mampu meraih medali perak dan perunggu.

3. Apriyani Rahayu

Apriyani Rahayu melengkapi daftar tiga pebulu tangkis putri Indonesia yang pernah meraih emas Olimpiade tetapi belum menjadi juara Asian Games.

Apriyani mencapai puncak prestasi bersama Greysia Polii ketika keduanya merebut medali emas ganda putri pada Olimpiade Tokyo 2020.

Namun, pencapaian Apriyani di Asian Games hingga saat ini belum sampai pada medali emas.

Pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Apriyani berhasil menyumbangkan dua medali perunggu. Kedua medali tersebut berasal dari nomor beregu putri dan ganda putri.

Menariknya, Greysia Polii yang merupakan pasangan Apriyani saat meraih emas Olimpiade justru sudah pernah menjadi juara Asian Games.

Greysia meraih medali emas Asian Games ketika tampil bersama Nitya Krishinda Maheswari pada Asian Games Incheon 2014.

Dengan demikian, meski Susy Susanti, Liliyana Natsir, dan Apriyani Rahayu telah mengukir sejarah sebagai peraih emas Olimpiade, ketiganya belum pernah merasakan gelar juara tertinggi di ajang Asian Games.

Jay.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh