majalahsuaraforum.com – Gubernur Pramono Anung meresmikan Kelenteng Tian Fu Gong yang berada di kawasan Riverwalk Island PIK, Jakarta Utara, Minggu petang (17/5/2026). Peresmian rumah ibadah umat Tridharma tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ribuan umat serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan rasa syukur atas berdirinya kelenteng tersebut dan berharap keberadaannya dapat membawa manfaat luas bagi masyarakat Jakarta.
“Dengan mengucapkan puji syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Kelenteng Tian Fu Gong, Riverwalk Island PIK, saya resmikan,” kata Pramono.
Ia menegaskan, kehadiran kelenteng bukan hanya sekadar pembangunan tempat ibadah, melainkan simbol nyata kerukunan antarumat beragama di ibu kota. Menurutnya, Jakarta sebagai kota global harus terus menjunjung nilai inklusivitas, toleransi, dan persatuan.
“Semoga kelenteng ini membawa keberkahan, kerukunan, kebersamaan, keindahan, kenyamanan, kebahagiaan, dan yang paling penting adalah menambah cuan kita semua. Jakarta sebagai kota global yang maju, inklusif, dan berkelanjutan tentu menjadi harapan kita bersama,” ujar Pramono.
Pramono juga menilai pembangunan Kelenteng Tian Fu Gong menjadi cerminan semangat keberagaman yang terus dijaga di Jakarta. Ia menyebut toleransi antarumat beragama menjadi salah satu fondasi utama dalam arah pembangunan pemerintahannya saat ini.
“Pembangunan kelenteng ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol keberagaman, persatuan, kebersamaan, toleransi antar umat beragama yang ada di Jakarta. Dan inilah yang menjadi bagian utama dalam pemerintahan saya yang saya bangun saat ini,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono mengatakan pembangunan Kelenteng Tian Fu Gong dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sarana ibadah umat Tridharma di kawasan Pantai Indah Kapuk dan sekitarnya.
Menurut Nono, kawasan PIK sebelumnya juga telah memiliki sejumlah fasilitas ibadah lain, termasuk sarana ibadah Si Mian Fo atau Buddha Empat Wajah serta Masjid Al-Ikhlas PIK. Hal itu dinilai menjadi bukti nyata semangat toleransi yang tumbuh di kawasan tersebut.
“Sebelumnya telah hadir yaitu sarana ibadah Si Mian Fo atau Buddha Empat Wajah, dan juga Masjid Al-Ikhlas. Dengan demikian terlihat semangat toleransi dan kebersamaan benar-benar nyata hadir di kawasan Pantai Indah Kapuk ini,” tutur Nono.
Kelenteng Tian Fu Gong sendiri memiliki makna “Istana Kemakmuran Agung”. Bangunannya tampil megah dengan dominasi warna merah dan emas khas budaya Tionghoa, lengkap dengan atap bertingkat dan ornamen tradisional yang mencolok.
Rangkaian acara peresmian diawali dengan sambutan dari Ketua Yayasan Sanggar Sinar Suci, Soegiandi, dilanjutkan sambutan dari Nono Sampono dan Pramono Anung. Setelah itu dilakukan prosesi gunting pita, penandatanganan prasasti, sembahyang bersama, hingga parade liong dan barongsai yang semakin memeriahkan suasana.
Dw.











