Home / Hukum - Kriminal / Khidmat dan Penuh Syukur, Lapas Terbuka Nusakambangan Gelar Sholat Idul Fitri dan Penyerahan Remisi

Khidmat dan Penuh Syukur, Lapas Terbuka Nusakambangan Gelar Sholat Idul Fitri dan Penyerahan Remisi

majalahsuaraforum.com-Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H di Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan pada Sabtu (21/03). Sejak pukul 06.00 WIB, gema takbir berkumandang di Masjid At-Taubah, di mana pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berkumpul untuk menyambut hari kemenangan.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri dimulai pukul 06.45 WIB dengan imam dari pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap. Ibadah berlangsung khusyuk, dilanjutkan dengan khutbah yang menyampaikan makna Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada kesucian, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang dimulai pukul 07.15 WIB. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, laporan dari Kasi Binadik dan Giatja, dilanjutkan peresmian pemberian remisi oleh Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, pembacaan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta sambutan dari Kepala Lapas. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan remisi secara simbolis oleh Kalapas dan penutupan.

Sebanyak 44 orang WBP menerima Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 H, dengan rincian 43 orang memperoleh Remisi Khusus I (RK I) dan 1 orang memperoleh Remisi Khusus II (RK II) yang menjalani subsider. Remisi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, seperti telah menjalani pidana minimal enam bulan, tidak terdaftar dalam Register F, serta aktif mengikuti program pembinaan. Pengurangan masa pidana diberikan sesuai dengan ketentuan dalam Surat Keputusan (SK) remisi.

Kepala Lapas Terbuka Nusakambangan, Ario Galih Maduseno, menyampaikan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan atas perubahan perilaku warga binaan. “Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi titik refleksi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri. Remisi yang diberikan adalah bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan partisipasi aktif dalam program pembinaan,” ujarnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh