majalahsuaraforum.com – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dipastikan akan mulai menjalankan aktivitas perkantoran di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada tahun 2026. Sebagai langkah awal, sebanyak 50 orang staf dari Sekretariat Wakil Presiden telah ditugaskan lebih dahulu ke IKN sejak Januari 2026 untuk melakukan berbagai persiapan teknis.
Penugasan puluhan staf tersebut menjadi penanda keseriusan pemerintah dalam merealisasikan pemindahan pusat pemerintahan dari Jakarta ke IKN. Kehadiran mereka difokuskan untuk menyiapkan kebutuhan operasional sebelum Wapres Gibran secara penuh berkantor di ibu kota baru.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa rencana Wakil Presiden berkantor di IKN merupakan bagian dari tahapan strategis pemindahan pemerintahan nasional.
“Pak Wapres telah menugaskan 50 orang stafnya untuk persiapan-persiapan,” kata Basuki, Sabtu (31/1/2026) pagi.
Furnitur Istana dan Kantor Wapres Masih Dipersiapkan Basuki menjelaskan, salah satu fokus utama yang tengah dikejar saat ini adalah penyediaan furnitur untuk Istana Wakil Presiden dan Kantor Wakil Presiden di IKN. Pengadaan furnitur tersebut berada di bawah tanggung jawab Sekretariat Negara (Setneg), sehingga memerlukan waktu karena harus melalui mekanisme pengadaan dan proses lelang.
Menurut Basuki, hingga saat ini furnitur di kedua fasilitas tersebut belum sepenuhnya tersedia. Kondisi ini menjadi salah satu faktor penentu kapan Wakil Presiden dapat mulai berkantor secara penuh di IKN.
“Kemarin juga ada deputi dan kepala biro umumnya dengan beberapa staf melihat furniturnya dan sebagainya, karena furnitur sekarang masih tanggung jawab Setneg. Beliau segera berkantor di sini, tetapi tergantung furniturnya,” ujar Basuki.
Ia menambahkan, proses pengadaan furnitur tidak bisa dilakukan secara instan karena harus mengikuti prosedur yang berlaku.
“Furniturnya belum siap, karena harus ada pengadaan, ada lelang. Lelang itu paling cepat 45 hari,” tambahnya.
Target Berkantor Tetap Tahun 2026 Meski belum dapat memastikan tanggal pasti, Basuki menegaskan bahwa Wakil Presiden Gibran diproyeksikan mulai berkantor di IKN pada tahun 2026. Seluruh pihak terkait terus mempercepat berbagai persiapan agar target tersebut dapat terealisasi sesuai rencana.
Keyakinan tersebut diperkuat dengan kunjungan langsung Wakil Presiden Gibran Rakabuming ke bangunan Istana Wakil Presiden di IKN. Dalam peninjauan tersebut, Gibran disebut merasa puas dengan desain, struktur bangunan, serta fasilitas pendukung yang telah tersedia.
“Tahun ini, iya. Kalau pastinya, saya belum tahu. Kemarin saya tanya deputinya, bilangnya tahun ini karena sudah menugaskan 50 staf Sekretariat Wapres. Beliau sudah merasa cocok karena sudah ada kolam renangnya di dalam,” tegas Basuki.
Penugasan staf Sekretariat Wakil Presiden ke IKN dinilai sebagai tonggak penting dalam proses transisi pemerintahan menuju Ibu Kota Nusantara. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya aktivitas pemerintahan tingkat tinggi secara bertahap di ibu kota baru Indonesia.
Red.











