Home / Kabar Berita / Pemerintah Bidik Finalisasi Negosiasi Tarif Impor Indonesia–AS pada Februari 2026

Pemerintah Bidik Finalisasi Negosiasi Tarif Impor Indonesia–AS pada Februari 2026

majalahsuaraforum.com – Pemerintah Indonesia menargetkan penyelesaian kesepakatan tarif impor antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dapat dirampungkan pada pertengahan Februari 2026. Target tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi berdasarkan laporan terbaru dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Presiden Prabowo Subianto.

Prasetyo menjelaskan, perkembangan terbaru proses negosiasi tarif impor tersebut menunjukkan adanya penyesuaian jadwal dari target awal yang sebelumnya ditetapkan pada akhir Januari 2026. Penyesuaian ini dilakukan karena kedua negara masih terus melakukan pembahasan untuk menemukan titik temu terbaik.

“Mungkin pertengahan Februari. Kemarin update terakhir dari pak menko ekonomi. Mungkin di minggu kedua bulan Februari,” ujar Prasetyo kepada awak media di Istana Negara, Rabu (28/1/2026).

Ia mengungkapkan, proses perundingan masih berlangsung karena terdapat sejumlah aspek yang memerlukan pembahasan lanjutan. Pemerintah Indonesia, kata Prasetyo, terus mengupayakan pendekatan negosiasi agar kesepakatan yang dihasilkan benar-benar mengakomodasi kepentingan nasional.

“Ya tentunya kan masih ada beberapa yang kita cari titik temunya. Terutama untuk sebagaimana yang sudah pernah juga kami sampaikan, kita terus berusaha untuk bernegosiasi,” jelasnya.

Meski mengalami penggeseran waktu penyelesaian, Prasetyo menegaskan bahwa tidak terdapat hambatan signifikan dalam proses pembahasan tersebut. Ia memastikan bahwa secara substansi, Indonesia dan Amerika Serikat telah memiliki kesepahaman yang kuat terkait materi perjanjian.

“Insyaallah enggak. Secara substansi insyaallah enggak ada masalah dan mohon doanya supaya banyak membawa kepentingan bangsa dan negara kita,” tegas Prasetyo.

Negosiasi tarif impor ini menjadi salah satu agenda penting dalam hubungan ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat, mengingat dampaknya terhadap perdagangan bilateral dan stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah berharap kesepakatan yang dicapai nantinya dapat memberikan manfaat maksimal bagi kepentingan bangsa dan negara.

Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh