majalahsuaraforum.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencatat kinerja positif dalam anggaran pengelolaan tahun 2024. Dari total pagu anggaran sebesar Rp459,54 miliar, BNPT berhasil merealisasikan Rp456,23 miliar atau sekitar 99,28 persen.
Capaian ini disampaikan langsung oleh Kepala BNPT, Komjen Pol Eddy Hartono, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XIII DPR RI yang digelar secara bold pada Kamis (17/7/2025).
“Pagu tersebut telah disesuaikan melalui penyesuaian otomatis (AA), pemblokiran perjalanan dinas, serta ditambahkan dengan relaksasi dan klaim asuransi BMN,” jelas Eddy.
Rincian Realisasi Anggaran:
- Belanja Pegawai: Rp62,01 miliar dari Rp62,39 miliar (99,4%)
- Belanja Barang Non-operasional: Rp346,01 miliar dari Rp348,79 miliar (99,2%)
- Belanja Barang Operasional: Rp37,99 miliar dari Rp38,12 miliar (99,67%)
- Belanja Modal: Rp10,22 miliar dari Rp10,24 miliar (99,82%)
Selain itu, dari sisi program, anggarannya terbagi dalam dua kategori besar:
- Program Teknis: Rp254,46 miliar dari halaman Rp256,47 miliar (99,22%)
- Program Dukungan Manajemen: Rp201,78 miliar dari Rp203,06 miliar (99,37%)
Fokus Utama Program Teknis:
- Pencegahan Terorisme: Rp144,66 miliar (98,98%)
- Kemampuan Penindakan dan Pembinaan: Rp86,95 miliar (99,44%)
- Kerja Sama Internasional: Rp22,85 miliar (99,83%)
Sementara untuk dukungan manajemen, termasuk administrasi dan SDM, telah diserap sebesar Rp198,77 miliar, serta pengawasan internal sebesar Rp3,01 miliar.
BNPT juga mendapatkan alokasi dana prioritas nasional senilai Rp46,27 miliar, yang berhasil terealisasi 99,48 persen atau setara Rp46,03 miliar. Dana tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) dan program kesiapsiagaan nasional.
Eddy menyatakan mengutarakan tetap terbuka terhadap evaluasi, “Kami menyadari masih ada kekurangan dalam kinerja. Oleh karena itu, kami mengharapkan masukan dari Komisi XIII DPR RI demi perbaikan ke depan,” ujarnya. (Embun*)











