Majalahsuaraforum.com – Isu beras oplosan yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial ternyata tidak terlalu memengaruhi aktivitas penjualan beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Penjualan beras di pasar grosir terbesar di Indonesia ini terpantau tetap normal.
Salah satu pedagang, Anto, mengatakan bahwa isu beras oplosan justru lebih berdampak pada pasar modern seperti ritel dan mal. “Kalau di pasar tradisional malah tambah ramai karena pembeli lebih percaya beli di sini. Mereka bisa lihat langsung berasnya sebelum membeli,” ujar Anto di lapaknya, Senin (15/7).
Anto menyebutkan, saat ini harga beras medium di tingkat distributor berada di kisaran Rp12.000 hingga Rp13.000 per kilogram, sedangkan harga beras premium berkisar antara Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram. Menurutnya, harga tersebut masih stabil dan pasokan tetap aman.
Ia juga berharap pemerintah segera menyelesaikan polemik beras oplosan ini agar kepercayaan konsumen tetap terjaga dan distribusi beras tidak terganggu. “Kalau masalah ini cepat selesai, kami pedagang juga tenang. Pembeli tidak takut, jadi penjualan tetap lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Pertanian telah menyatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk menindaklanjuti isu beras oplosan tersebut, termasuk melakukan pengawasan dan penindakan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.
Pen. Lan.











