Majalahsuaraforum.com – Pesta ulang tahun ke-18 Lamine Yamal, pemain muda andalan FC Barcelona, menuai kontroversi di Spanyol. Perayaan yang digelar meriah itu menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa pesta tersebut menghadirkan hiburan berupa penampilan “orang mini profesional”, yang dinilai merendahkan martabat penyandang dwarfisme.
Asosiasi Penyandang Akondroplasia dan Displasia Skeletal dengan Dwarfisme (ADEE) mengeluarkan pernyataan keras, menyebut bahwa tindakan tersebut memperkuat stereotip negatif terhadap komunitas mereka. ADEE menilai kehadiran “orang mini profesional” dalam pesta semacam ini hanya menjadikan mereka objek hiburan semata dan merusak harga diri komunitas dwarfisme. Organisasi tersebut juga mengumumkan rencana untuk mengambil langkah hukum atas kejadian ini.
Kontroversi semakin meluas setelah model Claudia Calvo mengungkapkan bahwa ada permintaan khusus dari penyelenggara pesta terkait model wanita, meskipun ia tidak menjelaskan detail permintaan tersebut. Pernyataan Calvo menimbulkan spekulasi di publik mengenai gaya pesta yang dianggap berlebihan untuk seorang pemain muda.
Namun, salah satu penghibur yang hadir di pesta tersebut membela acara itu. Ia menyatakan bahwa para penghibur bekerja secara legal dan profesional, serta tidak merasa dihina oleh peran yang mereka jalankan dalam pesta tersebut.
Pesta ulang tahun Yamal sendiri dihadiri oleh keluarga, teman dekat, dan beberapa rekan setimnya di Barcelona. Perayaan tersebut menampilkan dekorasi mewah dan deretan hadiah bernilai tinggi. Di sisi lain, pihak FC Barcelona dikabarkan mulai mengkhawatirkan gaya hidup glamor Yamal, terutama karena ia diproyeksikan mengenakan nomor punggung 10 yang legendaris di klub tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, baik Lamine Yamal maupun pihak FC Barcelona belum memberikan tanggapan resmi atas kecaman ADEE dan kontroversi seputar pesta ulang tahunnya.
Pen. Jay.











