Home / Kabar Berita / Trump Ancam Negara Pendukung BRICS dengan Tarif Tambahan 10% di Tengah Ketegangan Global

Trump Ancam Negara Pendukung BRICS dengan Tarif Tambahan 10% di Tengah Ketegangan Global

Majalahsuaraforum.com – Ketegangan geopolitik dan perang dagang kembali memanas setelah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ancaman terhadap negara-negara yang mendukung kebijakan BRICS. Dalam pernyataan terbarunya, Trump menyatakan akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10% kepada negara-negara yang dianggap mendukung kebijakan “anti-Amerika” yang disuarakan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 di Brasil.

BRICS—kelompok ekonomi yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan—tengah memperluas pengaruh globalnya dengan menerima negara-negara baru seperti Etiopia, Iran, dan Indonesia sebagai anggota penuh. Dalam KTT di Rio de Janeiro, para pemimpin BRICS membahas berbagai inisiatif multilateral sebagai respons atas meningkatnya ketegangan dunia, termasuk kebijakan perdagangan unilateral yang semakin mendominasi.

Meski Trump tidak merinci kebijakan “anti-Amerika” yang dimaksud, ancaman tarif tersebut muncul tak lama setelah pernyataan bersama BRICS yang menyoroti kekhawatiran terhadap peningkatan tarif perdagangan global—sebuah kritik tersirat terhadap kebijakan proteksionisme Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Trump.

Selain isu perdagangan, BRICS juga menunjukkan sikap politik yang tegas dalam forum tersebut. Mereka menyatakan dukungan atas keanggotaan penuh Etiopia dan Iran dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), serta menyampaikan kritik terhadap kebijakan militer Israel di Timur Tengah. Langkah ini dinilai sebagai penegasan posisi BRICS terhadap isu-isu global yang selama ini didominasi oleh kebijakan Barat.

Tidak hanya itu, BRICS juga meluncurkan inisiatif baru terkait jaminan multilateral dan prinsip-prinsip etika dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI), yang bertujuan menciptakan ekosistem teknologi yang lebih adil dan bertanggung jawab secara global.

Ketegangan antara pendekatan unilateral Amerika Serikat dan misi multilateral BRICS menggambarkan pergeseran lanskap kekuatan dunia. Di tengah tantangan global seperti krisis iklim, disrupsi teknologi, dan konflik geopolitik, BRICS semakin menegaskan diri sebagai kekuatan alternatif dalam sistem internasional.

Ancaman tarif dari Trump menuai reaksi beragam dari komunitas internasional, termasuk kekhawatiran akan eskalasi perang dagang baru yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi global. Sementara itu, BRICS tetap menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama lintas negara demi menciptakan tatanan dunia yang lebih seimbang dan inklusif.

 

Pen. Red. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh