Home / Kabar Berita / BRICS Serukan Penghentian Perang Gaza, Dana Rekonstruksi Diperkirakan Capai Rp1,2 Kuadriliun

BRICS Serukan Penghentian Perang Gaza, Dana Rekonstruksi Diperkirakan Capai Rp1,2 Kuadriliun

Foto. Ist

majalahsuaraforum.com – Pertemuan para Menteri Luar Negeri negara-negara anggota BRICS di New Delhi, India, kembali menyoroti situasi kemanusiaan di Jalur Gaza yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Dalam forum tersebut, negara-negara anggota BRICS mendesak adanya penghentian perang secara menyeluruh serta penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah Palestina yang diduduki.

Pernyataan bersama yang diumumkan usai pertemuan pada Jumat (15/5/2026) itu menekankan pentingnya langkah damai dan negosiasi terbuka demi menghentikan konflik berkepanjangan yang telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

“Para menteri mendesak para pihak untuk memiliki itikad baik dalam negosiasi lebih lanjut guna mencapai gencatan senjata segera, permanen, dan tanpa syarat, serta penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza dan semua bagian lain dari wilayah Palestina yang diduduki,” bunyi dokumen resmi Resolusi New Delhi tersebut.

Selain menyerukan penghentian operasi militer, BRICS juga meminta agar seluruh sandera yang ditahan oleh kedua pihak segera dibebaskan tanpa syarat. Mereka menilai akses bantuan kemanusiaan harus dibuka sepenuhnya agar kebutuhan dasar masyarakat Gaza dapat terpenuhi.

Blok ekonomi tersebut juga meminta distribusi bantuan internasional berupa makanan, obat-obatan, hingga kebutuhan darurat lainnya dilakukan tanpa hambatan dan mendapat perlindungan penuh dari seluruh pihak yang terlibat konflik.

Situasi di Gaza disebut semakin memprihatinkan setelah perang yang pecah sejak 7 Oktober 2023 menimbulkan kerusakan besar dan korban sipil dalam jumlah sangat tinggi. Hingga pertengahan Mei 2026, lebih dari 70.000 warga Palestina dilaporkan meninggal dunia, sementara lebih dari 170.000 lainnya mengalami luka-luka.

Mayoritas korban berasal dari kalangan perempuan dan anak-anak. Di sisi lain, pihak Israel melaporkan sekitar 1.200 warganya tewas sejak konflik dimulai.

Kerusakan infrastruktur di Jalur Gaza juga diperkirakan telah mencapai tingkat yang sangat parah. Berbagai lembaga internasional memperkirakan proses pembangunan kembali wilayah tersebut membutuhkan waktu panjang.

Menurut estimasi terbaru, rekonstruksi Gaza diperkirakan memerlukan waktu hingga satu dekade dengan kebutuhan anggaran mencapai 70 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp1,2 kuadriliun.

Besarnya nilai rekonstruksi tersebut menjadi perhatian serius masyarakat internasional. BRICS menilai penundaan gencatan senjata hanya akan memperburuk kondisi kemanusiaan dan memperbesar dampak kehancuran yang harus ditanggung masyarakat sipil Palestina.

Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh